Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Olympic

Terkait Insiden Sriwijaya Air, MPR: Jangan Sebar Hoax, Kedepankan Empati

Terkait Insiden Sriwijaya Air, MPR: Jangan Sebar Hoax, Kedepankan Empati
Tim SAR saat menemukan potongan badan pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa)
Senin, 11 Januari 2021 18:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kedepankan sikap empati di saat terjadi musibah seperti insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan segera hentikan penyebaran hoax yang mengganggu keluarga korban.

"Biasakanlah kita menebar empati bila terjadi satu musibah, jangan malah menebar hoax yang pasti sarat kebohongan dan menyakitkan bagi keluarga korban," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1).

Lestari menegaskan, di tengah proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jangan lagi ada pihak-pihak yang menebar hoax atau berita bohong terkait peristiwa itu.

Di tengah terjadinya musibah, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, biasakanlah kita memperlihatkan empati dengan berbagai cara, antara lain bisa membantu keluarga korban lewat memberikan informasi yang benar terkait peristiwa yang terjadi atau membantu dalam bentuk materi dan bentuk bantuan lainnya.

Empati atau memiliki perasaan dan respons emosi yang sama dengan orang lain, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, adalah dasar bagi seseorang untuk melakukan aksi yang membawa manfaat untuk orang lain tanpa pamrih.

Dan sikap tersebut, jelas Rerie, merupakan sikap yang baik dan bisa dikembangkan untuk menumbuhkan karakter kepahlawanan dalam diri setiap anak bangsa.

Setiap musibah, ujarnya, harus disikapi secara baik dan benar sehingga mampu menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri setiap warga negara.

Nilai-nilai kebangsaan seperti nilai kepahlawanan dan persatuan, tegas Rerie, adalah salah satu bekal anak bangsa menjadi SDM yang tangguh dalam persaingan di era globalisasi yang tanpa batas ini. ***

wwwwww