Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
13 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
3
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
8 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
4
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
11 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
9 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Terkait Insiden Sriwijaya Air, MPR: Jangan Sebar Hoax, Kedepankan Empati

Terkait Insiden Sriwijaya Air, MPR: Jangan Sebar Hoax, Kedepankan Empati
Tim SAR saat menemukan potongan badan pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa)
Senin, 11 Januari 2021 18:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kedepankan sikap empati di saat terjadi musibah seperti insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan segera hentikan penyebaran hoax yang mengganggu keluarga korban.

"Biasakanlah kita menebar empati bila terjadi satu musibah, jangan malah menebar hoax yang pasti sarat kebohongan dan menyakitkan bagi keluarga korban," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/1).

Lestari menegaskan, di tengah proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jangan lagi ada pihak-pihak yang menebar hoax atau berita bohong terkait peristiwa itu.

Di tengah terjadinya musibah, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, biasakanlah kita memperlihatkan empati dengan berbagai cara, antara lain bisa membantu keluarga korban lewat memberikan informasi yang benar terkait peristiwa yang terjadi atau membantu dalam bentuk materi dan bentuk bantuan lainnya.

Empati atau memiliki perasaan dan respons emosi yang sama dengan orang lain, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, adalah dasar bagi seseorang untuk melakukan aksi yang membawa manfaat untuk orang lain tanpa pamrih.

Dan sikap tersebut, jelas Rerie, merupakan sikap yang baik dan bisa dikembangkan untuk menumbuhkan karakter kepahlawanan dalam diri setiap anak bangsa.

Setiap musibah, ujarnya, harus disikapi secara baik dan benar sehingga mampu menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri setiap warga negara.

Nilai-nilai kebangsaan seperti nilai kepahlawanan dan persatuan, tegas Rerie, adalah salah satu bekal anak bangsa menjadi SDM yang tangguh dalam persaingan di era globalisasi yang tanpa batas ini. ***

wwwwww