Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
14 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
3
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
8 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
4
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
11 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
11 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
9 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Home  /  Berita  /  Olahraga
Final FEI Jumping World Challenge (JWC) 2021

Menpora Minta Sukses Prestasi dan Penyelenggaraan

Menpora Minta Sukses Prestasi dan Penyelenggaraan
Menpora Zainudin Amali didampingi Deputi IV Kemenpora, Chandra Bhakti menerima Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano.
Selasa, 12 Januari 2021 20:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Indonesia secara resmi terpilih menjadi tuan rumah Final FEI Jumping World Challenge (JWC) 2021. Menpora RI Zainudin Amali pun mendukung penuh ajang yang akan bergulir pada September mendatang dan berharap Indonesia bisa sukses mengukir prestasi.

Demikian disampaikan Menpora saat menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), Triwatty Marciano di Kemenpora, Jakarta, Selasa (12/1/2021) siang. Tak hanya sisi prestasi, Menpora RI juga ingin Indonesia sukses dalam hal penyelenggaran.

“Terima kasih atas kedatangannya Bu Ketum (Triwatty). Saya menyambut baik atas apa yang telah dilakukan Pordasi. Indonesia menjadi tuan rumah Final FEI Jumping World Challenge,” kata Menpora ketika memulai perbincangannya.

Diakui, proses Indonesia untuk menjadi tuan rumah tidak mudah. Pordasi telah bekerja keras untuk bisa memenangkan bidding. Untuk itu, Menpora mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Pordasi. Berlokasi di Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), kejuaraan ini nantinya akan diikuti 25 negara.

“Saya apresiasi langkah dari Pordasi ini. Proses untuk menjadi tuan rumah tidak gampang. Tentunya sangat baik ya. Sekaligus kejuaraan ini bisa mempromosikan bahwa Indonesia siap menggelar kejuaraan kepada negara-negara lain,” ujar Menpora RI.

“Saya harap olahraga ini bisa populer ditengah masyarakat, seperti halnya olahraga sepak bola, basket, dan voli. Sekali lagi, kita harus dorong dan mempromosikan olahraga ini bahwa Indonesia punya tim yang baik. Saya apresiasi semangat ketua umum ini sangat luar biasa. Sepanjang apa yang memungkinkan sesuai aturan akan kita dukung. Tentu ada aturan-aturan yang harus kita patuhi. Saya harap prestasi ini sama-sama kita perhatikan, apalagi kita menjadi tuan rumah,” jelas Menpora RI.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), Triwatty Marciano menyambut baik dukungan dari Menpora RI Zainudin Amali. Kata dia, ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia yang secara resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Final FEI Jumping World Challenge (JWC) 2021.

“Terima kasih Pak Menpora RI, ini merupakan suatu kehormatan menjadi tuan rumah. Terima kasih atas dukungannya, semoga ini menjadi kebanggaan yang nantinya akan menjadi barometer untuk kita membantu Indonesia bidding Olimpiade 2032,” kata Triwatty.

Dia optimis, Indonesia akan meraih prestasi serta sukses sebagai penyelenggara. Saat ini, lanjut Triwatty, pihaknya tengah mempersiapkan atlet untuk mengikuti bisa mengikuti kejuaraan single event internasional tersebut.

“Jadi nanti itu lokasi penyelenggaraannya sangat memungkinkan memenuhi syarat dan tentunya menerapkan protokol kesehatan. Setiap negara nantinya akan mengirimkan atletnya saja dan nanti untuk kudanya akan kita persiapkan. Nanti juga harus wajib menerapkan protokol kesehatan. Kesiapan venuenya, tentunya memenuhi syarat,” terangnya.

Dukungan penuh juga datang dari KONI Pusat. Sekjennya, Ade Lukman menyampaikan hal itu dalam pertemuan ini. “Jadi, KONI Pusat mendukung penuh kejuaraan ini. Kita juga mendukung terwujudnya prestasi serta penyelenggaraan nantinya. Kami melihat, ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya. ***

wwwwww