Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
24 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
22 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
14 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
4
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
5
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
Politik
22 jam yang lalu
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
6
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Umum
22 jam yang lalu
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Home  /  Berita  /  Hukum

Praperadilan Rizieq Ditolak, Argo: Polri Tidak Asal-asalan apalagi Merekayasa

Praperadilan Rizieq Ditolak, Argo: Polri Tidak Asal-asalan apalagi Merekayasa
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Argo Yuwono dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Selasa, 12 Januari 2021 20:38 WIB

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Argo Yuwono menyatakan bahwa ditolaknya gugatan praperadilan penetapan tersangka MRS (Muhammad Rizieq Shihab) oleh pengadilan telah membuktikan profesionalisme kerja Polri.

"Dengan putusan hakim maka penetapan tersangka sudah sesuai dua alat bukti. Artinya Polri tidak asal-asalan apalagi merekayasa," kata Argo, Selasa (12/1/2021).

Sebelumnya, hakim tunggal PN Jakarta Selatan, Ahmad Sayuti menolak secara keseluruhan materi permohonan pihak MRS terkait keberatannya atas penetapan tersangka terhadap MRS dalam perkara kerumunan Petamburan.

"Mengadili, menolak permohonan praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya," kata Akhmad Sahyuti membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Politik, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww