Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
12 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
6 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
6 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ramal 2021 Jokowi Tumbang, Mbak You Bakal Dipolisikan

Ramal 2021 Jokowi Tumbang, Mbak You Bakal Dipolisikan
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid. (Foto: CNNIndonesia)
Jum'at, 15 Januari 2021 18:45 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi tumbang atau lengser dari jabatan presiden pada 2021.

"Ada rencana tunggu aja mungkin besok pagi lapor ke Polda Metro, rencana besok pagi, nanti dikabarin," kata Muannas seperti dilansir GoNews.co dari CNNIndonesia.com, Jumat (15/1).

Ia menyatakan saat ini tengah mengumpulkan bukti untuk melaporkan Mbak You. Pelaporan itu, kata dia, dilakukan karena pernyataan Mbak You dinilai mengandung provokasi dan hasutan.

"Pernyataan itu jelas melanggar undang-undang, karena provokasi dan hasutan," kata dia.

Sebelumnya sebuah video berisi ramalan Mbak You beredar di media sosial. Dalam video itu, Mbak You meramalkan pada 2021 akan ada konflik dan kejahatan serta penjarahan.

"Penjarahan besar, politik memanas dan ada bahasa yang mungkin yang secara politik mungkin pergantian presiden. Sudah ada tanda dari daerah ke atas, sudah mulai memanas semuanya," kata dia.

Pergantian Presiden itu, kata dia, akan dimulai dengan penjarahan. "Memang akan ada pergantian tapi dimulai dengan adanya penjarahan, keributan. Hal yang akan diupayakan pemerintah untuk meredam memang bisa, tapi tidak maksimal dengan banyaknya pro dan kontra," ucap dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww