Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Yonex Thailand Terbuka 2021

Kehilangan Fokus Penyebab Kegagalan Anthony Sinisuka Ginting

Kehilangan Fokus Penyebab Kegagalan Anthony Sinisuka Ginting
Anthony Sinisuka Ginting. (indosport.com)
Minggu, 17 Januari 2021 18:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Harapan Indonesia meraih gelar di sektor tunggal putra kandas setelah Anthony Sinisuka Ginting gagal ke final Turnamen Bulutangkis bertajuk Yonex Thailand Terbuka 2021. Anthony dikalahkan Viktor Axelsen asal Denmark pertandingan yang menghabiskan waktu 63 menit itu berakhir dengan skor 19-21, 21-13, 13-21, Sabtu (17/11/2021) malam

Diadakan di Impact Arena, Bangkok, pertemuan ketujuh Ginting dan Axelsen tersebut menunjukkan persaingan yang sangat ketat antara keduanya. Meski pada akhirnya, Ginting yang sempat kehilangan fokus, harus mengakui keunggulan Axelsen.

“Saya pikir saya kehilangan fokus setelah memimpin 11-7 di gim ketiga. Sampai saat itu saya bermain bagus dan menyerang, tapi setelah itu saya membuat beberapa kesalahan dan Axelsen mulai bermain bagus. Saya mulai mengikuti permainannya," ungkap Ginting, pemain berusia 24 tahun tersebut.

"Secara keseluruhan, saya sangat senang dengan cara saya bermain di turnamen ini karena ini adalah yang pertama dalam beberapa bulan," tambahnya.

Dengan kalahnya Ginting, tersisa dua wakil Indonesia yang melaju ke final, Minggu (17/1/2021). Keduanya akan menjajal kekuatan wakil tuan rumah. Pada sektor ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berhadapan dengan unggulan ketujuh, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Sedangkan pada ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melawan unggulan satu, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. ***

wwwwww