Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

KONI Pusat Yakin Ada Pertimbangan Khusus Izin Pelaksanaan PON Papua 2021

KONI Pusat Yakin Ada Pertimbangan Khusus Izin Pelaksanaan PON Papua 2021
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.
Jum'at, 22 Januari 2021 22:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Meski masih pandemi Covid 19 melanda, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua optimis bisa bergulir pada tahun 2021.

Pelaksanaan pesta olahraga akbar empat tahunan semula dijadwalkan digelar pada Oktober 2020. Namun, pandemi Covid-19 membuat pelaksanaan PON terpaksa ditunda selama satu tahun.

Marciano berkeyakinan pemerintah akan memiliki pertimbangan khusus untuk memberi izin penyelenggaraan PON. "Event-event olahraga yang tertunda harus kembali bergulir lagi 2021. Pastinya harus digelar dengan protokol kesehatan yang ketat agar keselamatan atlet hingga pihak penyelenggara terjamin. KONI berkeyakinan sebagai penyelenggara harus menjamin bahwa penyelenggaraan PON harus digelar demi keberlanjutan prestasi atlet bisa kembali diuji di event empat tahunan ini," jelas Marciano.

KONI mengambil contoh beberapa event olahraga tetap bisa terlaksana meskipun di tengah pandemi seperti NBA, Liga Inggris, dan Balapan Formula 1 yang tetap bergulir dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Untuk itu pihaknya pun optimis bahwa PON Papua bisa digelar dan akan berjalan sukses.

"Sebagain besar atlet yang tergabung dalam pelatnas terpaksa pulang untuk berlatih secara mandiri. Agar menjaga kebugaran atlet tentu melalui PON ini, atlet kembali berkompetisi seperti layaknya event olahraga lain di luar negeri yang bisa berjalan," tuturnya.

Sebagai penyelenggara , katanya, KONI memastikan bahwa PON Papua harus terlaksana demi mengasah kemampuan atlet untuk meraih prestasi nasional. ***

wwwwww