Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
Olahraga
24 jam yang lalu
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
2
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
Olahraga
14 jam yang lalu
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
3
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
Olahraga
11 jam yang lalu
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
4
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
Politik
10 jam yang lalu
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
5
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
Olahraga
9 jam yang lalu
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
6
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Politik
8 jam yang lalu
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Home  /  Berita  /  Olahraga
BWF World Tour Final 2021

Anthony Ginting Hadapi Pertarungan Keras di Grup A

Anthony Ginting Hadapi Pertarungan Keras di Grup A
Anthony Sinisuka Ginting. (dok:PBSI)
Selasa, 26 Januari 2021 21:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dipastikan akan menghadapi pertarungan keras pada Turnamen Bulutangkis World Tour Finals 2021 yang akan digelar di Impact Arena Bangkok, Thailand, Rabu (27/1/2021). 

Dalam undian yang dilakukan Selasa (26/1/2021), Ginting berada di Grup A bersama uara back-to-back Thailand Open I dan II asal Denmark Viktor Axelsen, tunggal nomor dua dunia Chou Tien-chen (Taiwan), dan andalan Malaysia, Lee Zii Jia.

Sementara di Grup B ada Anders Antonsen (Denmark), Wang Tzu Wei (Taiwan), Kidambi Srikanth (India) dan Ng Ka Long Angus (Hong Kong).

Ads

"Untuk WTF, saya yakin dari kedua kejuaraan sebelumya, Ginting seharusnya sudah lebih baik pikiran dan mentalnya. Kalau bisa main maksimal, harusnya bisa juara. Targetnya bisa main maksimal dan juara,” ucap pelatih kepala tunggal putra Hendri Saputra dalam keterangan resmi PBSI.

“Kalau saya lihat dari main dan mendengar dari atletnya, mereka kehilangan fokus. Dan kurang bersiap hadapi kesukaran dalam pikirannya. Jadi kurang yakin, hingga mainnya tidak maksimal, tidak keluar. Itu yang saya tangkap dan lihat dari sisi nonteknis. Kalau teknis sudah oke,” tambah Hendri.

Ginting memang tidak tampil dalam performa puncak dalam Thailand Open I dan II. Di turnamen pertama, dia terhenti di semifinal. Sedangkan pada turnamen selanjutnya, Ginting sudah tumbang pada babak kedua. ***

wwwwww