Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Final 2021

Anthony Ginting Hadapi Pertarungan Keras di Grup A

Anthony Ginting Hadapi Pertarungan Keras di Grup A
Anthony Sinisuka Ginting. (dok:PBSI)
Selasa, 26 Januari 2021 21:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dipastikan akan menghadapi pertarungan keras pada Turnamen Bulutangkis World Tour Finals 2021 yang akan digelar di Impact Arena Bangkok, Thailand, Rabu (27/1/2021). 

Dalam undian yang dilakukan Selasa (26/1/2021), Ginting berada di Grup A bersama uara back-to-back Thailand Open I dan II asal Denmark Viktor Axelsen, tunggal nomor dua dunia Chou Tien-chen (Taiwan), dan andalan Malaysia, Lee Zii Jia.

Sementara di Grup B ada Anders Antonsen (Denmark), Wang Tzu Wei (Taiwan), Kidambi Srikanth (India) dan Ng Ka Long Angus (Hong Kong).

"Untuk WTF, saya yakin dari kedua kejuaraan sebelumya, Ginting seharusnya sudah lebih baik pikiran dan mentalnya. Kalau bisa main maksimal, harusnya bisa juara. Targetnya bisa main maksimal dan juara,” ucap pelatih kepala tunggal putra Hendri Saputra dalam keterangan resmi PBSI.

“Kalau saya lihat dari main dan mendengar dari atletnya, mereka kehilangan fokus. Dan kurang bersiap hadapi kesukaran dalam pikirannya. Jadi kurang yakin, hingga mainnya tidak maksimal, tidak keluar. Itu yang saya tangkap dan lihat dari sisi nonteknis. Kalau teknis sudah oke,” tambah Hendri.

Ginting memang tidak tampil dalam performa puncak dalam Thailand Open I dan II. Di turnamen pertama, dia terhenti di semifinal. Sedangkan pada turnamen selanjutnya, Ginting sudah tumbang pada babak kedua. ***

wwwwww