Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
Olahraga
23 jam yang lalu
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
2
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
Olahraga
14 jam yang lalu
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
3
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
Olahraga
11 jam yang lalu
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
4
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
Politik
9 jam yang lalu
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
5
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
Olahraga
8 jam yang lalu
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
6
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Politik
8 jam yang lalu
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Home  /  Berita  /  DPR RI

Uji Calon Dewas, Ansory Siregar Minta Iman Nuril Berkata 'Saya Tidak akan Korupsi'

Uji Calon Dewas, Ansory Siregar Minta Iman Nuril Berkata Saya Tidak akan Korupsi
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ansory Siregar dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan di Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2021). (foto: tangkapan layar)
Kamis, 28 Januari 2021 12:03 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ansory Siregar, meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan Iman Nuril Hidayat untuk menyatakan dihadapkan anggota dewan bahwa Ia tidak akan berbuat korup.

"Lihat saya, Pak! Mata Bapak, lihat saya. Coba katakan, 'Saya tidak aka korupsi'" pinta Ansory dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Iman pun kemudian menyatakan kalimat bernada ikrar tersebut.

Ads

"Sekali lagi, Pak!" pinta Ansory kembali.

Permintaan tegas Ansory tersebut, menyusul munculnya kasus dugaan korupsi dana investasi BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp40an triliun. Kasus ini dalam penyidikan Kejaksaan Agung saat ini.

Di DPR sendiri, kata Ansory, bahkan tak kurang dari 3 kali dibentuk Panitia Kerja (Panja), jika dihitung dari sebelum lahirnya Dewas BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk diketahui, Iman Nuril adalah calon Dewas BPJS Ketenagakerjaan dengan latar belakang profesi pengabdian pada negara. Ia dikenal lama menjadi bagian dari BPKP.***

wwwwww