Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
14 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
22 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
21 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
4
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
24 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
5
Lukman, Pelatih Bertangan Dingin dan Pemegang Sertifikat IWF dan IOC
Olahraga
21 jam yang lalu
Lukman, Pelatih Bertangan Dingin dan Pemegang Sertifikat IWF dan IOC
6
Komentari Sebuah Berita, Bossman: "Kalau Golkar Boleh Nggak buat Bossman, Pak Mahfud?"
Politik
17 jam yang lalu
Komentari Sebuah Berita, Bossman: Kalau Golkar Boleh Nggak buat Bossman, Pak Mahfud?
Home  /  Berita  /  Internasional

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Ditangkap Militer

Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Ditangkap Militer
Aung San Suu Kyi. (theguardian.com)
Senin, 01 Februari 2021 08:16 WIB
NAYPYIDAW -- Militer Myanmar menangkap dan menahan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi dan sejumlah tokoh senior dari Partai National League for Democracy (NLD).

Dikutip dari Kompas.com, Juru Bicara NLD Myo Nyunt mengatakan kepada Reuters melalui telepon, bahwa Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint dan para tokoh NLD lainnya ditangkap dalam sebuah penggerebekan pada Senin (1/2/2021) dini hari.

''Saya ingin memberitahu rakyat kami untuk tidak menanggapi dengan gegabah dan saya ingin mereka bertindak sesuai dengan hukum,'' kata Nyunt.

Ads

Penahanan Suu Kyi dan politikus dari Partai NLD terjadi setelah ketegangan yang meninggi selama beberapa hari terakhir antara pemerintahan sipil dengan militer.

Militer menuduh hasil Pemilu Myanmar pada November 2020 telah dicurangi sehingga NLD bisa menang telak.

Angkatan bersenjata Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw, sebelumnya dikhawatirkan akan melakukan kudeta lagi karena menentang hasil Pemilu Myanmar.

Ketegangan politik di Myanmar meningkat ketika juru bicara angkatan bersenjata Myanmar, Mayor Jenderal Zaw Min Tun, menolak untuk mengesampingkan kudeta.

Dia juga memperingatkan bahwa angkatan bersenjata dapat mengambil tindakan jika keluhan tentang kecurangan dalam Pemilu Myanmar tidak ditangani.

Pada Kamis (28/1/2021), Komisi Pemilihan Umum Myanmar (UEC) membantah tuduhan adanya kecurangan yang disampaikan oleh militer.

Badan tersebut menambahkan, tidak ada kesalahan yang cukup besar yang mampu memengaruhi kredibilitas pemungutan suara.

Tetapi, pada Sabtu (30/1/2021), militer Myanmar menyatakan bakal melindungi dan mematuhi konstitusi dan bertindak sesuai dengan hukum.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh panglima tertinggi militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing.

''Tatmadaw melindungi konstitusi 2008 dan akan bertindak sesuai dengan hukum,'' bunyi pernyataan itu sebagaimana dilansir dari Reuters.

''Beberapa organisasi dan media mengasumsikan apa yang mereka inginkan dan menulis karena Tatmadaw akan menghapus konstitusi,'' imbuh pernyataan itu membantah adanya kekhawatiran kudeta.

Namun kini, Suu Kyi telah ditahan oleh militer Myanmar pada Senin dini hari dan Myo menduga jika dia juga bakal ditahan.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Politik, Peristiwa, Internasional
wwwwww