Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Brian Yang, Vito Melaju ke Perempatfinal
Olahraga
15 jam yang lalu
Kalahkan Brian Yang, Vito Melaju ke Perempatfinal
2
Surati Menkumham, Kapolri dan Menkopolhukam, AHY Minta KLB PD Ilegal di Sumut Dihentikan
Politik
13 jam yang lalu
Surati Menkumham, Kapolri dan Menkopolhukam, AHY Minta KLB PD Ilegal di Sumut Dihentikan
3
Kubu Pro dan Penolak KLB Demokrat Bentrok, Pegawai SPBU dan Sekuriti Terluka
Peristiwa
12 jam yang lalu
Kubu Pro dan Penolak KLB Demokrat Bentrok, Pegawai SPBU dan Sekuriti Terluka
4
Jika Moeldoko Berhasil Kudeta, Demokrat Bisa Dapat Jatah Menteri dari Jokowi
Politik
12 jam yang lalu
Jika Moeldoko Berhasil Kudeta, Demokrat Bisa Dapat Jatah Menteri dari Jokowi
5
Izin Laga Timnas Keluar, Iwan Bule: Hanya 272 Orang Yang Boleh di Lapangan
Sepakbola
15 jam yang lalu
Izin Laga Timnas Keluar, Iwan Bule: Hanya 272 Orang Yang Boleh di Lapangan
6
Amali Terharu Hastag Campur Tangan Menpora Jadi Trending Topik
Sepakbola
15 jam yang lalu
Amali Terharu Hastag Campur Tangan Menpora Jadi Trending Topik
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Pastikan Kompetisi, PSSI, Menpora dan Kapolri Duduk Bareng

Pastikan Kompetisi, PSSI, Menpora dan Kapolri Duduk Bareng
Senin, 01 Februari 2021 16:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Masyarakat sepakbola Indonesia pasti kecewa dengan tidak bergulirnya Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020. Kini, kompetisi Liga kembali belum bisa dipastikan mengingat pandemi Covid 19 belum mereda.

Presiden Forum Komunikasi Suporter Indonesia, Ahmad Richard mengusulkan perlu adanya terobosan untuk memastikan kompetisi yang ditunggu-tunggu pecinta sepakbola bisa kembali diputar sesuai rencana. 

Menurutnya, ada tiga pilar yang harus merumuskan terkait solusi bergulirnya kompetisi liga 1 dan 2. Syaratnya, Kapolri, Menpora dan PSSI perlu dialog dan duduk bareng.

Ads

“Kalau liga belum bisa digulirkan dengan berbagai alasan karana PSBB Jawa – Bali, carikanlah solusi. Misalkan tournamen dan penyelenggaraanya di luar pulau Jawa yang tidak kena zona merah,” ujar Ahmad Richard yang dihubungi, Senin (1/2/2021).

Saat ini, katanya, diperlukan satu visi, satu misi dan saling bersinergi agar kompetisi bisa tetap bergulir. ”Jadi semua pihak pihak ingin memajukan sepak bola harus bersatu padu. Apalagi di dalamnya ada hajat hidup orang banyak misalnya pemain, ekonomi kreatif, UMKM, percetakan, entertainment dan lai-lain,” paparnya.

“Kalau tidak bisa cari solusi, perlu kita pertanyakan kapasitas serta kapabilitas mereka jadi pemimpin,” tambahnya. ***

wwwwww