Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Pastikan Kompetisi, PSSI, Menpora dan Kapolri Duduk Bareng

Pastikan Kompetisi, PSSI, Menpora dan Kapolri Duduk Bareng
Senin, 01 Februari 2021 16:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Masyarakat sepakbola Indonesia pasti kecewa dengan tidak bergulirnya Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020. Kini, kompetisi Liga kembali belum bisa dipastikan mengingat pandemi Covid 19 belum mereda.

Presiden Forum Komunikasi Suporter Indonesia, Ahmad Richard mengusulkan perlu adanya terobosan untuk memastikan kompetisi yang ditunggu-tunggu pecinta sepakbola bisa kembali diputar sesuai rencana. 

Menurutnya, ada tiga pilar yang harus merumuskan terkait solusi bergulirnya kompetisi liga 1 dan 2. Syaratnya, Kapolri, Menpora dan PSSI perlu dialog dan duduk bareng.

“Kalau liga belum bisa digulirkan dengan berbagai alasan karana PSBB Jawa – Bali, carikanlah solusi. Misalkan tournamen dan penyelenggaraanya di luar pulau Jawa yang tidak kena zona merah,” ujar Ahmad Richard yang dihubungi, Senin (1/2/2021).

Saat ini, katanya, diperlukan satu visi, satu misi dan saling bersinergi agar kompetisi bisa tetap bergulir. ”Jadi semua pihak pihak ingin memajukan sepak bola harus bersatu padu. Apalagi di dalamnya ada hajat hidup orang banyak misalnya pemain, ekonomi kreatif, UMKM, percetakan, entertainment dan lai-lain,” paparnya.

“Kalau tidak bisa cari solusi, perlu kita pertanyakan kapasitas serta kapabilitas mereka jadi pemimpin,” tambahnya. ***

wwwwww