Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Fraksi PKS Desak Jokowi Batalkan Perpres Legalisasi Miras
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Fraksi PKS Desak Jokowi Batalkan Perpres Legalisasi Miras
2
Pelatih Kepala Pelatnas Pencak Silat SEA Games 2021 Meninggal Dunia
Olahraga
19 jam yang lalu
Pelatih Kepala Pelatnas Pencak Silat SEA Games 2021 Meninggal Dunia
3
Fraksi PAN Sarankan Presiden Cabut Izin Investasi Miras
Hukum
22 jam yang lalu
Fraksi PAN Sarankan Presiden Cabut Izin Investasi Miras
4
Lantik 9 Pejabat, Menpora Ingatkan Perbaikan Tata Kelola Birokrasi
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Lantik 9 Pejabat, Menpora Ingatkan Perbaikan Tata Kelola Birokrasi
5
Ramai RUU Pemilu dan Revisi UU ITE, Formappi Soroti Koordinasi Kemenkumham dengan Presiden serta 'Manutnya' DPR
Politik
21 jam yang lalu
Ramai RUU Pemilu dan Revisi UU ITE, Formappi Soroti Koordinasi Kemenkumham dengan Presiden serta Manutnya DPR
6
Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal, LaNyalla: Beliau Sosok Panutan Luar Biasa
Peristiwa
18 jam yang lalu
Dewas KPK Artidjo Alkostar Meninggal, LaNyalla: Beliau Sosok Panutan Luar Biasa
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Jembatan Penghubung Kota Pekalongan - Pemalang Amblas, Arah Jakarta Wajib Masuk Tol

Jembatan Penghubung Kota Pekalongan - Pemalang Amblas, Arah Jakarta Wajib Masuk Tol
Jembatan penghubung Kota Pekalongan- Pemalang Ambles. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 05 Februari 2021 11:56 WIB
PEKALONGAN - Jembatan di Jalan Pantura Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ambles pada Kamis malam (4/2/2021).

Konstruksi jembatan yang sudah lama diduga menjadi penyebab amblesnya jembatan di jalan nasional itu.

Jembatan yang ambles ini menghubungkan Jalur Pantura Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan. Ada dua jembatan yang berada di ruas jalan tersebut.

Ads

Jembatan yang ambles merupakan jembatan yang berada di sisi selatan, atau di lajur jalan yang mengarah ke Jakarta. Akibatnya, jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Adapun jembatan yang berada di sisi utara kondisinya masih bisa dilalui kendaraan.

Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, mengatakan, jembatan mulai ambles sekitar pukul 19.45 WIB. Dia belum dapat memastikan penyebab amblesnya jembatan.

"Penyebabnya belum diketahui. Mungkin karena konstruksinya sudah lama," ujarnya saat mengecek kondisi jembatan yang ambles.

Menurut Ronny, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengetahui kondisi konstruksi jembatan yang berada di sisi utara tersebut. Sebab, kendaraan yang mengarah ke Semarang dialihkan ke jembatan ini.

"Apabila kondisi tidak memungkinkan, kami tidak akan memberikan akses atau beban lebih berat di jembatan satunya tersebut. Arus lalu lintas sementara ini contra flow," ujar dia.

Ronny meminta pengendara untuk bersabar karena kondisi lajur jalan menyempit akibat dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pemalang, AKP Arfian Riski Dwi Wibowo, menambahkan, kendaraan dari arah Jakarta akan dialihkan ke jalan tol untuk mengurangi beban di jembatan di sisi utara. "Sementara, nanti kita imbau kendaraan yang melalui Jalan Pantura kita imbau lewat tol," ujarnya.

Menurut Arfian, pihaknya sudah melakukan pengaturan arus untuk mengurai antrean kendaraan yang sempat terjadi setelah jembatan ambles. "Antrean kendaraan masih ada tetapi sudah tidak terlalu banyak," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Wahadi, menyebut, jembatan yang ambles merupakan jembatan lama sehingga kemungkinan penyebabnya adalah konstruksi yang sudah keropos.

"Penyebabnya bukan karena cuaca atau arus sungi, karena sungai yang berada di bawah jembatan sungai kecil. Kondisi jembatan memang sudah dianalisis rawan. Usianya sudah lebih dari 20 tahun," ungkapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Umum, Peristiwa, Jawa Tengah
wwwwww