Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Komnas HAM dan Polri Jajaki Mekanisme Kerjasama Penanganan Kasus ITE
Nasional
18 jam yang lalu
Komnas HAM dan Polri Jajaki Mekanisme Kerjasama Penanganan Kasus ITE
2
Anggota IPW Tersangka Kasus ITE, Selanjutnya Tergantung Pelapor
Hukum
17 jam yang lalu
Anggota IPW Tersangka Kasus ITE, Selanjutnya Tergantung Pelapor
3
Eks Menteri KP dari Gerindra Siap Dihukum Mati, KPK: Majelis Hakim yang Memutuskan
Hukum
16 jam yang lalu
Eks Menteri KP dari Gerindra Siap Dihukum Mati, KPK: Majelis Hakim yang Memutuskan
4
Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi
Politik
15 jam yang lalu
Survei Membuktikan! PDIP Wangi meski Belasan Ribu Cuit Ramaikan Tagar #PDIPJuaraKorupsi
5
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
Olahraga
11 jam yang lalu
Incar Emas Keenam di PON Papua, Yana Komara Tak Terhalang Usia 
6
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
Umum
10 jam yang lalu
Deretan Public Figur Ini Disunat saat Dewasa dengan Metode Gun Stapler
Home  /  Berita  /  Internasional

BBC World News Dilarang di China

BBC World News Dilarang di China
BBC World News di China. (gambar: tangkapan layar video ist./reuters.com)
Jum'at, 12 Februari 2021 11:59 WIB
JAKARTA - Saluran televisi Inggris BBC World News dilarang mengudara di China, setelah izin CGTN (China Global Television Network) juga dicabut di Inggris.

Pelarangan BBC World News di China ini diungkap NTRA (National Radio and Television Administration) pada Jumat (12/2/2021). Pemberitaan BBC World News disebut 'secara serius melanggar' aturan dan membahayakan kepentingan nasional China serta menggerogoti persatuan negara tirai bambu itu.

Langkah China dikecam oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab. Kata Raab sebagaimana dikutip dari reuters, Jumat, "China memiliki beberapa pembatasan paling parah terhadap media dan kebebasan internet di seluruh dunia, dan langkah terbaru ini hanya akan mencoreng reputasi China di mata dunia,".

Ads

Sebelumnnya, regulator media Inggris Ofcom mencabut izin CGTN (China Global Television Network) di negara tersebut setelah investigasi mengungkapkan bahwa izin tersebut disalahgunakan oleh Star China Media Ltd.

Mengutip pemberitaan BBC Indonesia, BBC World News menerbitkan laporan yang menampilkan wawancara dengan perempuan Uighur yang mengatakan bahwa mereka telah diperkosa secara sistematis, dilecehkan secara seksual, dan disiksa di kamp-kamp 're-edukasi' China di Xinjiang, pada Februari. Kementerian luar negeri China lalu menuduh BBC membuat 'laporan palsu'.

Bulan lalu AS mengatakan China telah melakukan genosida dalam penindasannya terhadap Uighur dan kelompok Muslim lainnya.

Menurut perkiraan, lebih dari satu juta orang Uighur dan minoritas lainnya telah ditahan di kamp-kamp di China.

China membantah bahwa orang Uighur dianiaya. Tahun lalu Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming mengatakan kepada wartawan BBC Andrew Marr bahwa laporan tentang kamp konsentrasi itu "palsu" dan Uighur menerima perlakuan yang sama di bawah hukum seperti kelompok etnis lain di negaranya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Internasional, Umum
wwwwww