Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
22 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Voli

Dukcapil Ganti 20 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Ganti 20 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah di ruang kerjanya. (foto: ist./dukcapil kemendagri)
Senin, 22 Februari 2021 22:55 WIB
JAKARTA - Tim kolaborasi Ditjen Dukcapil (Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), dan Dinas Dukcapil di daerah-daerah tempat terjadinya bencana banjir dan longsor, sukses mengganti 20 ribu lebih dokumen kependudukan yang hilang atau rusak.

Dilaporkan Dirjen (Direktur Jenderal) Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, tim tanggap darurat telah bergerak sejak hari Jumat kemarin (19/02/2021) di 3 kabupaten/kota, yaitu Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Demak. Tim juga berkoordinasi dengan Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Batang.

Per Senin (22/02/2021), Zudan mengungkapkan, jumlah dokumen kependudukan yang diganti adalah sebanyak 23.064 dokumen kependudukan, yang terdiri dari 18.370 KK (Kartu Keluarga), 3.497 KTP-el, dan 1.197 Akta Kelahiran.

"Selain itu, kami juga mencetakkan 150 lembar Akta Kematian bagi korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir dan longsor setelah ada laporan dari RT/RW (Rukun Tetangga/Rukun Warga) atau keluarga yang bersangkutan dengan prosedur yang tidak rumit," kata Zudan dalam pernyataan pers yang dikutip GoNews.co, Senin (22/02/2021).

Zudan memastikan, total dokumen kependudukan berupa KTP-el, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian yang telah diterbitkan itu, seluruhnya sudah diterima oleh masyarakat.

Adapun untuk KK, Zudan juga menginformasikan bahwa 13.585 dari total KK yang diterbitkan sudah didistribusikan ke masing-masing desa/kelurahan untuk diterima oleh masyarakat.

"Dari jumlah yang didistribusikan ke desa/kelurahan, 5.805 KK diantaranya alhamdulillah sudah diterima oleh warga yang bersangkutan," kata Zudan.

Kerja Tim Dukcapil Tanggap Darurat tersebut juga mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Dukcapil Kota Pekalongan, Suciono, turut berterima kasih atas asistensi dan bantuan fasilitasi dari pemerintah pusat melalui Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Kata Zudan, pihaknya bersama 5 Dinas Dukcapil di daerah terdampak bencana lainnya akan terus berupaya melakukan pelayanan penggantian dokumen kependudukan.

"Pelayanan yang kami lakukan ini gratis, tanpa biaya. Berapa pun dokumen kependudukan yang dicetakkan kembali, semuanya gratis," pungkasnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww