Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
6 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
22 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
22 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
22 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
6 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Home  /  Berita  /  Olahraga

Ganda Campuran Rontok, Rinov/Pitha Minta Maaf

Ganda Campuran Rontok, Rinov/Pitha Minta Maaf
Pasangan ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas. (Foto: PP PBSI)
Kamis, 04 Maret 2021 18:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ganda campuran Indonesia rontok setelah satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang tersisa, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari kandas di babak kedua Turnamen Bulutangkis Swiss Terbuka 2021.

Dalam laga babak 16 besar, Rinov/Pitha dikalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa asal India. Wakil Merah-Putih ini takluk dengan skor 18-21, 16-21.

Bertanding di St. Jakobshalle, Kamis (4/3/2021) pagi waktu setempat, Rinov/Pitha yang mengusung misi untuk membalas kekalahan seniornya, Hafiz/Gloria, sebenarnya sudah memberikan perlawanan yang sepadan bagi lawannya. Namun karena kurang konsisten dalam memainkan pola permainan dan banyak melakukan kesalahan sendiri, akhirnya membuat mereka harus mengakui keunggulan pasangan India tersebut.

"Ya, tadi dari awal kami mencoba untuk mengambil inisiatif serangan. Tidak banyak mengangkat bola karena itu senjata lawan. Tapi beberapa kali kami tidak tahan dengan pola ini. Jadi terserang lagi. Selain itu, kami juga masih sering melakukan kesalahan sendiri," ucap Rinov kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Pekerjaan rumah kami masih banyak, teknis dan nonteknis harus diperbaiki. Terutama saya, karena merasa feel pertandingan saya belum kembali 100 persen," sambungnya.

Rinov/Pitha juga menyampaikan pesan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena belum bisa memberikan pencapaian yang terbaik. ***

wwwwww