Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Leo/Daniel Tumbangkan Unggulan Kedelapan

Leo/Daniel Tumbangkan Unggulan Kedelapan
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (Foto; PP PBSI)
Kamis, 04 Maret 2021 22:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin terus menebar ancaman. Terbaru mereka sukses menumbangkan unggulan kedelapan asal Inggris, Ben Lane/Sean Vendy di babak 16 besar ajang Turnamen Bulutangkis Swiss Terbuka 2021.

Dalam durasi waktu 42 menit, Leo/Daniel menang dua gim langsung 21-19, 21-15. Mereka pun maju ke babak perempatfinal turnamen level 300 tersebut

Leo/Daniel membuka laga dengan sangat baik, unggul 11-5 saat interval gim pertama. Tetapi setelah itu pasangan Inggris mulai bangkit dan mengejar perolehan angka. Beruntung, Leo/Daniel berhasil menutup kemenangan 21-19.

"Kami bermain bagus di awal laga. Sudah langsung masuk dengan pola yang kami inginkan. Tapi setelah interval, lawan mengubah pola menjadi lebih menekan, kami cukup kesulitan juga," ungkap Leo usai pertandingan kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Kami langsung coba antisipasi dengan terus mencoba bermain no lob," lanjutnya.

Di gim kedua, pertandingan menjadi lebih seru. Kejar mengejar angka terus terjadi hingga sebuah insiden di poin 9-8. Bola yang menurut Leo/Daniel keluar, dinyatakan foul touch oleh wasit setelah diprotes Lane/Vendy.

Sejak itu, adu psywar tidak terhindarkan. Beberapa kali kedua pasangan saling mengintimidasi di lapangan. Bahkan Daniel sempat terlihat sangat kesal. Meskipun begitu, gim kedua tetap dimenangkan ganda muda kita dengan skor 21-15.

"Saya sedikit kesal dengan keputusan wasit. Itu sama sekali tidak touch dan bolanya out. Tapi ya sudah namanya permainan. Saya juga bisa kontrol dan tidak berlarut-larut," jelas Daniel.

"Seperti yang saya bilang kemarin, kami waspadai semua hal termasuk psywar dari lawan. Dan kejadian. Tadi mereka mulai dengan delay pertandingan. Jadi kami coba ladeni saja", timpal Leo.

Di babak perempatfinal, juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 akan ditantang unggulan pertama Aaron Chia/Soh Woi Yik asal Malaysia. Dari sisi rekor pertemuan, Leo/Daniel tertinggal 0-1.

"Kami bertemu pertama kali di Thailand kemarin dan kalah. Besok tetap main nothing to lose, main nekat. Kalah menang urusan belakangan. Tapi kami berharap bisa balas," tutup Daniel.

Sayang, langkah Leo/Daniel tidak diikuti koleganya Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Pramudya/Yeremia harus mengakui keunggulan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty lewat pertarungan rubber game 17-21, 22-20, 17-21. ***

wwwwww