Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Beratnya Pejuangan Eko Hingga Dituding Banyak Permintaan

Beratnya Pejuangan Eko Hingga Dituding Banyak Permintaan
Peraih Perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko Yuli Irawan bersama anak. (Foto: Dok Pribadi)
Senin, 08 Maret 2021 15:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Wacana lingin ditangani pelatih Lukman yang sukses mengantarnya meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012 sudah pernah dilontarkan Eko Yuli Irawan setelah sukses meraih medali emas pada Asian Games Jakarta 2018.

"Ya, saya sudah pernah menyampaikan wacana ingin dilatih pak Lukman untuk menghadapi Olimpiae Tokyo 2021. Wacana itu saya sampaikan saat berada di Rumah Indonesia yang disiapkan untuk atlet-atlet Indonesia yang meraih medali. Kebetulan saat itu ada pak Gatot Dewa Broto selaku Sesmenpora," kata Eko Yuli Irawan saat berbincang dengan GoNews.co Group, Kamis (4/3/2021) lalu.

Kini, keinginan Eko untuk bersama Lukman yang sedang dikontrak Federasi Angkat Besi Thailand sudah tidak tertahan. Dia ingin kembali mendapat sentuhan Lukman dalam upaya mengejar prestasi pada Olimpiade Tokyo yang digelar 21 Juli hingga 9 Agustus 2021.

"Saya merasa cocok dengan pak Lukman. Program latihannya pun sangat bagus dan terbukti menunjang prestasi saya selama ini. Makanya, saya ingin bersamanya untuk berjuang meraih prestasi di Tokyo nanti," akunya.

Meski keinginannya tak tertahan untuk ditangani Lukman, tapi Eko mencoba sabar dengan menjalankan langkah sesuai prosedur. Pertama-tama, dia menyampaikan langsung kepada penanggung jawab pelatnas, Joko Pramono. Hasilnya keinginan itu ditolak.

Tidak puas dengan penolakan itu, Eko menemui Ketua Umum PB PABSI, Rosan P Roeslani untuk menjelaskan keinginannya. Pada beberapa pertemuan, jelas EKo, calon Duta Besar RI untuk Amerika Serikat itu sempat menyetujui.

"Pak Rosan sempat setuju dengan permintaan saya saat menghadapnya pada Desember 2020. Begitu juga pak Joko Pramono yang saya informasikan juga menyatakan dukungannya. Bahkan, saya sempat berjabat tangan dengan pak Joko Pramono disaksikan pak Hadi Wihardja selaku Kabid Binpres PB PABSI dan pelatih pak Dirdja Wihardja dan pak Erwin Abdullah," katanya.

"Tadinya, saya juga meminta agar pak Alamsyah Wijaya juga dilibatkan dalam pelatnas tetapi malah disuruh memilih salah satu. Bahkan, saya juga sempat dituding banyak permintaan makanya saya memilih salah satu. Terus terang, saya itu tidak pernah meminta macam-macam selama ini dan ini merupakan permintaan saya yang pertama kali," tambahnya.

Dengan adanya persetujuan itu, Eko pun menepati janjinya untuk bergabung mengikuti program latihan pelatnas di Jl Kwini Jakarta Pusat, 11 Januari 2021 lalu. Saat itu, Eko kembali menanyakan komitmen yang sudah disepakati. Terakhir, kata Eko, kesepakatan itu berubah dan PB PABSI tidak menerima kehadiran Lukman pada Jumat, 15 Januari 2021.

Pupus sudah upaya Eko untuk memenuhi keinginannya melalui jalur PB PABSI. Kemudian, Eko menyampaikan keinginannya kepada Sesmenpora Gatot Dewa Broto melalui telepon selular. Terakhir, pada acara vaksinasi Covid 19 tahap pertama untuk atlet yang digelar di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (26/2/2021), Eko sempat dijanjikan Sesmenpora bahwa permintaan dilatih Lukman akan disampaikan kepada Menpora Zainudin Amali.

"Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN, saya harus tunduk dengan aturan. Makanya, saya masih menunggu keputusan dari pak Menpora. Mudah-mudahan saja pak Menpora menyetujuinya saya ditangani pak Lukman sehingga saya bisa lebih konsentrasi menjalani latihan persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2021," imbuhnya. ***

wwwwww