Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
24 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly

Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan rombongan saat mendatangi kantor Kemenkumham. (Foto: Istimewa)
Senin, 08 Maret 2021 13:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tak terima kursi empuknya di Demokrat diambil alih Moeldoko, Agus Harimurti Yudhoyono ajak 34 Pimpinan DPD hingga DPC se-Indonesia untuk mendatangi Kantor Kemenkumham.

Ketua Umum Partai Demokrat AHY dan rombongan, ke Kantor Yasona Laoly dengan mengenakan baju kebesaran warna biru. AHY menjelaskan, maksud kedatangannya bersama rombongan ingin memberikan surat keberatan atas gerakan sepihak yang diklaim Kongres Luar Biasa (KLB) oleh eks kader dan melibatkan pihak internal.

"Saya hadir hari ini dengan niat baik untuk menyampaikan surat resmi kepada Menkumham jajaran untuk menyampaikan keberatan. Agar Kemenkumham menolak gerakan pengembailalihan kekuasaam atau klaim sebagai KLB," ujar AHY kepada wartawan di Gedung Kemenkumham RI, Senin (8/3/2021).

Usai wawancara singkat bersama awak media, AHY dan rombongan langsung memasuki Gedung Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham-RI.

AHY dan pemgikutnya juga melakukan orasi di atas mobil terbuka untuk melawan Moeldoko Cs yang telah melakukan kudeta terhadap dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Setelah itu AHY meninggalkan kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, sekira pukul 10.15 WIB. "Ini cuma simbolis aja. Daftar-daftarnya aja, lengkapnya sudah kita siapkan dan dibawa. Bahwa saya akan menyerahkan sejumlah berkas termasuk AD/ART yang sah dan berlaku yang telah disahkan oleh negara oleh pemerintah melalui Kemenkumham pada Mei 2020 yang lalu," tegasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) akan mendaftarkan kepengurusan mereka ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) hari ini, Senin (8/3).

Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua KSP Perjuangan, Bea Thor Suryadi kepada MNC Portal Indonesia. Bea Thor mengatakan, pendaftaran akan dilakukan langsung oleh Sekjen Partai Demokrat terpilih versi KLB, Jhoni Allen Marbun. "Hari ini Jhoni Allen dkk daftar ke Kemenkumham," ujarnya.***

wwwwww