Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
6 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
22 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
21 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Dragan Ungkap Soal Kegagalan PSIS
Sepakbola
24 jam yang lalu
Dragan Ungkap Soal Kegagalan PSIS
5
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
22 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
6
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
6 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Home  /  Berita  /  Politik

Sama-sama Tak Punya Partai, Peluang Duet Anies-Tito Karnavian di Pilpres 2024 Tipis

Sama-sama Tak Punya Partai, Peluang Duet Anies-Tito Karnavian di Pilpres 2024 Tipis
Mendagri Tito Karnavian saat mendampingi Anies Baswedan Konfrensi Pers soal kebijakan Lock Dwon di Ibu Kota. (Foto: Istimewa)
Senin, 15 Maret 2021 15:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Peluang duet antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Pilpres 2024 disebut sangat tipis.

Pasalnya, kedua tokoh tersebut dianggap tidak bisa maju sendiri tanpa dorongan dan diusung partai politik. Sementara, keduanya saat ini tidak memiliki perahu parpol.

Demikian diungkapkan Pengamat Politik Ujang Komarudin saat dihubungi GoNews.co, Senin (15/3/2021) di Jakarta.

"Keduanya tidak punya partai, kemungkinan itu sangat tipis," ujarnya.

Namun demikian, menurut Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia yang juga sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu, kemungkinan lain masih bisa terjadi.

"Siapapun berhak untuk menjadi capres termasuk Tito. Mungkin-mungkin saja, jika Tito punya keinginan nyapres. Karena dia ada di kluster menteri," tandasnya.

Para menteri kata Ujang punya peluang untuk nyapres, contohnya seperti Tito, Airlangga dan lainnya. Menjawab tudingan ormas pendukung Jokowi, bahwa Tito ngebet berduet dengan Anies dengan gencar memberikan penghargaan, Ujang berpendapat lain.

"Soal memberikan penghargaan ke Anies itu bukan soal capres-capresan menurut saya. Tapi itu soal prestasi kepala daerah," urainya.

Sebelumnya, Tito Karnavian pun diduga tengah melakukan manuver politik agar bisa masuk dalam bursa pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dugaan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pasukan Tetap Joko Widodo (Pak Tejo), Tigor Doris Sitorus.

Tigor menyebutkan dugaan itu berangkat dari elektabilitas atau tingkat keterpilihan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang tinggi.

Elektabilitas Anies berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei terkemuka, katanya masuk peringkat tiga besar bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Peluang tersebut yang memicu banyak tokoh berusaha mendekat agar popularitas dan elektabilitas mereka ikut terkerek. "Ada dugaan Tito sedang mengalami turbulensi popularitas sehingga menebeng popularitas melalui Anies Baswedan. Jadi semacam pansos (panjat sosial) begitu," kata Tigor dalam siaran tertulis yang pada Selasa (9/3/2021).

Ajang cari perhatian yang dilakukan Tito disebutkan Tigor lewat penyerahan sejumlah penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Pemprov DKI Jakarta.

Penghargaan tersebut di antaranya penghargaan sebagai provinsi terinovatif pada akhir tahun 2020 lalu. Selain itu, penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP kepada Pemprov DKI Jakarta.

Penghargaan itu sendiri sebagai apresiasi Mendagri Tito Karnavian terhadap kepala daerah yang memberikan dukungan penuh dalam peningkatan peran, tanggung jawab serta peningkatan tugas dan fungsi Satpol PP di daerah.

"Ini bukanlah salah Anies, tapi Tito Karnavian yang terlalu reaktif pengen jadi cawapres Anies," kata Tigor.

Tito menyarankan, apabila ingin dilirik di Pilpres 2024 lebih baik Tito membuat gebrakan di Kemendagri. "Jangan malah cari sensasi dengan salah satu calon kuat presiden," sindir Tigor.

Tigor mengungkapkan, banyak hal yang perlu dikerjakan Tito di Kemendagri untuk membantu Presiden Jokowi. Apalagi kini rakyat tengah terhimpit kesulitan bertahan hidup menghadapi pandemi Covid-19. "Jadi bukan malah sibuk manuver mencitrakan diri supaya masuk pada pusaran survei presiden 2024," demikian kata Tigor.***

wwwwww