Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
13 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
15 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
13 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
13 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Tempuh Jalan Darat, Andik Rendika Bawa obat dan Vitamin

Tempuh Jalan Darat, Andik Rendika Bawa obat dan Vitamin
Bek kiri Madura United FC, Andik Rendika Rama
Jum'at, 19 Maret 2021 13:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Bek kiri Madura United FC, Andik Rendika Rama berbagi cerita pengalamannya menempuh perjalanan darat dalam waktu yang cukup lama untuk babak penyisihan Piala Menpora 2021. Perjalanan bersama Madura United ke Bandung yang ditempuh selama 13 jam sehari usai menjalani TC (Training Center).

Eks pemain Persija Jakarta itu mengaku tidak kaget dengan perjalanan darat yang cukup jauh. Karena setelah mengikuti TC Timnas di Jakarta beberapa waktu lalu, pemain yang akrab disapa Rama itu pulang ke Gresik dengan mengendarai mobil.

Rama juga menceritakan ia tidak berangkat dengan tim dari Malang. Melainkan menunggu di salah satu rest area di wilayah Mojokerto. Karena, seusai uji coba dengan Arema FC, Rama memutuskan untuk pulang lebih dulu.

“Ya pertama kemarin anak-anak berangkat dari Malang dari hotel. Kalau saya setelah uji coba lawan Arema, saya pulang maunya saya tunggu di rest area sekitar Mojokerto,” ungkap Rama.

“Ya sangat melelahkan tapi ya mau bagaimana lagi. Kita ikuti saja sesuai protokol, yang penting semua yang diharapkan pemain seperti liga jalan dan Piala Menpora lancar semua mungkin harapannya seperti itu,” tambahnya.

Demi menjaga kondisi tubuhnya agar tetap sehat dan fit selama berada di Bandung, Rama mengaku membawa sejumlah obat-obatan dan vitamin agar tetap selalu fit dan juga sebagai bagian dari mengikuti aturan protokol kesehatan yang berlaku. 

Bermain sepak bola di masa pandemi seperti ini menurutnya dibutuhkan perbekalan yang lebih ekstra terutama soal obat dan suplemen kesehatan.

“Sekarang di tas itu seperti kotak P3K. Seperti obat-obatan dan vitamin siap semua terus hand sanitizer dan juga masker. Seperti apotek saja sekarang ini di kamar. Malah kalau baju, banyak baju yang dikasih dari tim saja yang dibawa paling ada satu dua baju bebas. Itu saja sih yang dibawa,” tutupnya. ***

wwwwww