Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
22 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
22 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
23 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
22 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  Olahraga
Turnamen Bulutangkis All England 2021

Presiden BWF Kirim Surat Permohonan Maaf

Presiden BWF Kirim Surat Permohonan Maaf
Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer Larsen. (Foto: Dok. Badminton Planet)
Senin, 22 Maret 2021 20:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), Poul-Erik Hoyer melayangkan surat resmi pernyataan permohonan maaf yang ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali tertanggal 21 Maret 2021. Permohonan maaf ini disampaikan sehubungan dengan penarikan Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Indonesia dari Turnamen Bulurangkis Beregu All England 2021.

Dalam surat itu, Poul Erick Hoyer menyampaikan rasa penyesalan dan kekecewaannya atas terjadinya situasi yang tdak menyenangkan yang terjadi pada minggu lalu saat berlangsungnya Turnamen Bulutangkis Beregu All England tahun 2021.

"Saya dengan penuh kesungguhan menyampaikan permohonan maaf atas perasaan sakit hati dan frustasi yang dialami oleh seluruh pemain dan Tim Indonesia. Atas nama seluruh jajaran BWF, saya menyampaikan permohonan ma'af ini kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Luar Negeri, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Para Pejabat Pemerintah, Ketua Umum PBSI dan Jajaran Pejabatnya, Rakyat Indonesia dan terutama seluruh komunitas dan penggemar bulutangkis di Indonesia," katanya.

BWF, katanya, menyadari sepenuhnya bahwa Indonesia merupakan salah satu raksasa bulutangkis dunia, dengan segudang pemain berbakat dan bintang-bintang juara bulutangkis dunia yang selalu muncul. BWF juga menyadari bahwa para pemain bulutangkis Indonesia telah menjadi icon nasional dan telah menjadi tumpuan harapan bangsa di tingkat internasional.

"Ketika saya masih bermain untuk Tim Nasional Denmark, saya sangat merasakan hubungan keakraban yang saling menguntungkan dengan para pemamn dan pelatih Tim Indonesia. Saya juga telah menyaksikan Asian Games tahun 2018, dan turut merasa bangga menyaksikan suksesnya penyelenggaraan sehingga menjadi event yang sangat luar biasa Percaya dan yakinlah pada saya, bahwa saya sungguh-sungguh mencintai Indonesia," ujarnya.

Sebagai Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer memberitahukan bahwa BWF telah menganggap insiden tersebut sebagai suatu pelajaran berharga yang sangat serius di saat dunia sedang dilanda Covid 19.

"Kami berusaha keras untuk membuat perbaikan. Untuk selanjutnya, kami percaya bahwasanya hubungan luar biasa yang sudah terbina sangat lama antara Indonesia dengan BWF akan tetap harmonis dan bahkan akan lebih kuat di masa mendatang," tutupnya. ***

wwwwww