Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
Hukum
21 jam yang lalu
Minta Bantu Karena Tak Terima Diputus Pacar, Gadis Ini Malah Dicabuli Dukun
2
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
Umum
22 jam yang lalu
Meraup Berkah di Tanjakan Maut Sitinjau Laut Melalui Akun Youtube
3
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penagih Utang Tewas Dikeroyok di Cipondoh, 5 Warga Diamankan Polisi
4
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Menghilang 1,5 Bulan, Pria di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka Dekat Gubuk
5
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
Hukum
22 jam yang lalu
Bawa 20 Paket Besar Ganja, Warga Kuranji Padang Dicokok Petugas
6
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Politik
21 jam yang lalu
Pj Kepala Daerah 22/23 Kewenangan Siapa? Azis Syamsuddin Dorong Pembahasan
Home  /  Berita  /  DPR RI

Bantah Pemberitaan Keliru, Mufida Tegaskan Aturan BPOM jadi Pegangan

Bantah Pemberitaan Keliru, Mufida Tegaskan Aturan BPOM jadi Pegangan
Ilustrasi galon AMDK. (foto: zul/gonews.co)
Rabu, 24 Maret 2021 13:16 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Kurniasih Mufidayati menegaskan, pihaknya tidak mengeluarkan pernyataan terkait kandungan BPA (Bisphenol A) dalam kemasan plastik AMDK (air minum dalam kemasan) seperti pemberitaan sepekan ini.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima GoNews.co pada Rabu (24/3/2021), Mufida menegaskan, "Ranah produk, tidak masuk dalam mitra kerja dirinya di Komisi IX,".

"Sebagai mitra BPOM maka semua informasi terkait wewenang BPOM sudah disampaikan. Pada isu soal AMDK, BPOM sudah mengeluarkan sikap resmi dan masih dalam tahap aman. Jadi silahkan mengacu kesana agar tidak terjadi disinformasi seperti yang disampaikan Kemenkominfo," papar Mufida.

Ia menegaskan, "silahkan mengacu ke BPOM, jika BPOM menyatakan aman maka InsyaAlllah sudah sesuai kaidah yang berlaku. Hal ini berlaku untuk semua hal baik obat, makanan maupun kosmetik,".

"Semoga semua pihak memberikan perhatian besar pada kesehatan masyarakat dan informasi yang benar yang beredar," pungkas Mufida.

Terkait isu kandungan BPA dalam galon AMDK, Direktur Jenderal Industri Agro Kemperin, Abdul Rochim, sudah pernah menyampaikan bahwa produk kemasan galon guna ulang aman bagi konsumen. Dalam lansiran beritasatu.com, Ia mengatakan, galon guna ulang AMDK aman karena telah melalui proses pengujian parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) di laboratorium yang telah ditunjuk dan mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Pengawasan terhadap produk AMDK ini kan juga dilakukan secara berkala. Termasuk di dalamnya pengawasan terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulangnya," kata Abdul Rochim.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, DPR RI, DKI Jakarta
wwwwww