Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Kriminal

Bantah Pemberitaan Keliru, Mufida Tegaskan Aturan BPOM jadi Pegangan

Bantah Pemberitaan Keliru, Mufida Tegaskan Aturan BPOM jadi Pegangan
Ilustrasi galon AMDK. (foto: zul/www.gonews.co)
Rabu, 24 Maret 2021 13:16 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Kurniasih Mufidayati menegaskan, pihaknya tidak mengeluarkan pernyataan terkait kandungan BPA (Bisphenol A) dalam kemasan plastik AMDK (air minum dalam kemasan) seperti pemberitaan sepekan ini.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima GoNews.co pada Rabu (24/3/2021), Mufida menegaskan, "Ranah produk, tidak masuk dalam mitra kerja dirinya di Komisi IX,".

"Sebagai mitra BPOM maka semua informasi terkait wewenang BPOM sudah disampaikan. Pada isu soal AMDK, BPOM sudah mengeluarkan sikap resmi dan masih dalam tahap aman. Jadi silahkan mengacu kesana agar tidak terjadi disinformasi seperti yang disampaikan Kemenkominfo," papar Mufida.

Ia menegaskan, "silahkan mengacu ke BPOM, jika BPOM menyatakan aman maka InsyaAlllah sudah sesuai kaidah yang berlaku. Hal ini berlaku untuk semua hal baik obat, makanan maupun kosmetik,".

"Semoga semua pihak memberikan perhatian besar pada kesehatan masyarakat dan informasi yang benar yang beredar," pungkas Mufida.

Terkait isu kandungan BPA dalam galon AMDK, Direktur Jenderal Industri Agro Kemperin, Abdul Rochim, sudah pernah menyampaikan bahwa produk kemasan galon guna ulang aman bagi konsumen. Dalam lansiran beritasatu.com, Ia mengatakan, galon guna ulang AMDK aman karena telah melalui proses pengujian parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) di laboratorium yang telah ditunjuk dan mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Pengawasan terhadap produk AMDK ini kan juga dilakukan secara berkala. Termasuk di dalamnya pengawasan terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulangnya," kata Abdul Rochim.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww