Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR Dukung Peningkatan Beasiswa Atlet

DPR Dukung Peningkatan Beasiswa Atlet
Ilustrasi beasiswa atlet. (gambar: ist./bu.ac.th)
Rabu, 24 Maret 2021 12:40 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Hetifah Sjaifudian, mendorong peningkatan beasiswa atlet sebagai salah satu solusi dalam memenuhi kuantitas dan kualitas tenaga keolahragaan. Dipadukan dengan sport science sebagai faktor utama pendukung prestasi olahraga dan dirumuskannya kurikulum atlet, langkah ini digarap bisa mencapai target peringkat 5 besar baik Olimpiade 2045 maupun Paralimpiade 2044.

"Untuk mencapai target prestasi jangka panjang, tentu saja diperlukan pendidikan olahraga yang memadai bagi atlet yang utamanya akan menjadi calon pelatih di masa depan. Selain itu, atlet telah menghabiskan banyak waktunya untuk berlatih, maka sudah seyogyanya kita berikan beasiswa sebagai bentuk apresiasi negara terhadap pengabdian mereka," ujarnya dalam pernyataan pers yang dikutip GoNews.co pada Rabu (24/3/2021).

Dengan banyaknya lulusan pendidikan olahraga, lanjut Hetifah, sumber daya manusia Indonesia yang memahami sport science seperti fisiologi, teknik, serta nutrisi atlet juga akan meningkat. Mereka juga memiliki keilmuan yang mumpuni dalam menyusun kurikulum terkini bagi atlet.

"Saya rasa beasiswa atlet menjawab berbagai persoalan olahraga Indonesia," imbuhnya.

Terakhir, Hetifah juga ingatkan pentingnya serapan tenaga keolahragaan melalui sistem rekrutmen yang lebih memadai. "Sejauh ini, kita sudah memiliki cukup banyak lulusan pendidikan olahraga baik di universitas dalam negeri maupun luar negeri. Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak terserap menjadi pelatih. Oleh karena itu, saya harap Desain Besar Olahraga Nasional dan juga RUU Sistem Keolahragaan Nasional dapat memperhatikan serapan tenaga pelatih olahraga,".

"Karena tanpa adanya pelatih berkualitas, prestasi olahraga nasional juga akan sulit berkembang," pungkas rekan separtai Menpora RI (Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia), Zainudin Amali itu.

Sebagai informasi, DPR saat ini tengah dalam proses merevisi Undang Undang Nomor 3 tahun 2005 terkait Sistem Keolahragaan Nasional. Komisi X DPR RI dan Kemenpora menggelar rapat terkait hal ini pada Selasa (23/3/2021) di Kompleks DPR RI, Jakarta, dan Zainudin berserta jajaran hadir secara fisik.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Non Olympic, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww