Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Hanura: Jangan Mau Kita 'Diadu Domba'

Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Hanura: Jangan Mau Kita Diadu Domba
Sekjen DPP partai Hanura Gede Pasek Suardika. (Foto: Istimewa)
Minggu, 28 Maret 2021 20:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tragedi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar terus mendapat kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya tragedi teror tersebut terjadi dalam kondisi Indonesia sedang berupaya bangkit dari dampak Pamdemi Covid-19.

Kecaman terhadap insiden tersebut juga datang dari Sekjen DPP partai Hanura Gede Pasek Suardika.

Ia menilai, aksi teror bom tersebut merupakan tindakan biadab dan tidak diajarkan dalam agama apapun di dunia ini. Untuk itu, dirinya mendesak aparat keamanan serius mengungkap motif dari aksi terorisme tersebut.

"Hanura mengecam aksi kekerasan dan penciptaan ketakutan oleh para pelaku terorisme di Makassar. Dan meminta aparat keamanan bisa segera mengungkap motif jaringan pelakunya," katanya.

Aksi terorisme kata Pasek, adalah musuh semua umat beragama sehingga tidak ada kaitan dengan agama apapun. Ia juga berharap masyarakat tidak terjebak upaya adu domba antar anak bangsa. "Hati nurani kebangsaan kita sudah satu, apapun latar belakangnya. Sehingga kejahatan terorisme harus ditumpas dan tidak ada kaitan dengan agama apapun. Jangan mau kita diadu," tegasnya.

Yang terpenting saat ini menurut Pasek, adalah bagaimana memetakan gerakan terorisme untuk segera bisa ditumpaskan hingga tuntas. "Upaya penumpasan tidak saja menumpas organisasi terorisme tetapi menumpas idiologi perjuangan kekerasan dengan cara program deradikalisasi yang lebih efektif," bebernya.

Hanura juga mengajak seluruh anak bangsa tetap tidak memberikan ruang upaya menebarkan ketakutan dari aksi kekerasan yang dilakukan para teroris. "Segera kita pulihkan sehingga teror itu menjadi gagal," katanya.***

wwwwww