Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
6 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
22 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Hukum
8 jam yang lalu
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Gol Tunggal Nicolas Jaga Asa PS Sleman

Gol Tunggal Nicolas Jaga Asa PS Sleman
PS Sleman.
Kamis, 01 April 2021 23:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Gol tunggal Nicolas Velez menit 10 ke gawang Persik Kediri membantu PS Sleman memetik kemenangan pertama pada Piala Menpora 2021 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/4/2021). Kemenangan tersebut menjaga asa PSS untuk tampil di fase perempat final.

Seusai laga, pelatih PSS, Dejan Antonic mengungkapkan betapa pentingnya kemenangan tersebut. Penampilan anak-anak asuhnya memang belum maksimal namun secara perlahan mereka mampu memperbaiki kesalahan-kesalahan dari pada pertandingan sebelumnya.

"Pertandingan penting sekali untuk kita, pertandingan berat untuk kita karena kita butuh hasil (bagus). Performa kita saya pikir sudah bisa perbaiki sedikit, kita masih harus perbaiki lebih. Dari fitness pemain dan yang lain tadi semua pemain semangat kasih segalanya untuk tim, Puji Tuhan kita dapat tiga poin," papar Dejan.

PS Sleman sebenarnya berpeluang untuk menang lebih banyak, terutama ketika Persik bermain dengan 10 pemain karena Ahmad Agung diusir wasit menit 50 usai mendapat kartu kuning kedua. Namun justru Persik yang memberikan perlawanan dan bisa menguasai laga.

Dejan punya pembelaan, menurutnya pertahanan lebih penting diperkuat tibatan menambah gol pada babak kedua. Pasalnya mereka butuh hasil bagus untuk mempertahankan asa mereka lolos dari fase grup. Dengan kemenangan tersebut PSS mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu kali hasil imbang. Membutuhkan kemenangan lain di laga terakhir.

"Kita main taktik seperti yang kita mau, di game pertama kita unggul 1-0 lalu kita kalah 2-1, dan kemarin kita harusnya bisa ambil gol penalti tapi enggak masuk. Sekarang kita sudah punya skor 1-0, kita harus main pintar," terang Dejan.

"Kita tidak mau terlalu (bermain) terbuka, karena siapa tahu dari kondisi pemain yang kita punya banyak capek dan kita butuh hasil karena ini semangat besar untuk anak-anak. Itu taktik kita main seperti ini kita tidak mau terlalu naik atau paksa gol kedua, kita main untuk hasil dan itu paling penting hari ini," bebernya. ***

wwwwww