Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  MPR RI

Jadikan Sekolah Tempat Menanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan

Jadikan Sekolah Tempat Menanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 03 April 2021 18:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi peresmian Sekolah Sukma Bangsa di Sigi, Sulawesi Tengah, yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa.

"Saya yakin Sekolah Sukma Bangsa Sigi bisa menjadi kebanggaan kita semua," kata Lestari yang akrab disapa Rerie itu, pada syukuran peresmian Sekolah Sukma Bangsa, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (3/4/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Hj.Nilam Sari Lawira, Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Terpilih, Rusdy Mastura, Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin dan Direktur Eksekutif Sekolah Sukma Bangsa Ahmad Baedowi.

Harapan agar Sekolah Sukma Bangsa mampu mendorong pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan, menurut Rerie, sangat tepat.

Pasalnya kata Rerie, Sulawesi Tengah berada tepat di titik tengah pertemuan Indonesia bagian timur dan barat yang masing-masing memiliki budaya dan nilai-nilai yang merupakan bagian dari bangunan kebangsaan yang harus terus dipupuk agar terus tumbuh membangun karakter warga bangsa ini dalam berperilaku.

"Kita yakin keberadaan Sekolah Sukma Bangsa Sigi mampu menyuarakan nilai-nilai kebangsaan," papar anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Pada kesempatan itu, Rerie juga mengapresiasi pemberian beasiswa bagi 60 siswa di tahap awal untuk menempuh pendidikan di Sekolah Sukma Bangsa Sigi. Menariknya, seluruh siswa yang mendapat beasiswa itu adalah perempuan.

"Saya berharap apa yang terjadi di Sekolah Sukma Bangsa Sigi ini mampu menunjukkan kebangkitan perempuan dan saya yakin hal itu bisa kita capai," tegasnya.

Dalam proses pengembangannya di masa datang, Sekolah Sukma Bangsa Sigi diproyeksikan menjadi tempat pertukaran pelajar dan guru dengan para pelajar dan guru dari mancanegara. Salah satu tujuannya, agar para pelajar dan guru di Sekolah Sukma Bangsa Sigi bisa terbuka wawasannya, saat menjalani proses pendidikan.

Pembangunan Sekolah Sukma Bangsa Sigi, Sulawesi Tengah ini dibiayai dari dana sumbangan masyarakat untuk korban gempa bumi yang dihimpun melalui Dana Kemanusiaan Media Group.

Bantuan masyarakat lainnya dalam bentuk lahan seluas empat hektare di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), di lokasi Sekolah Sukma Bangsa Sigi berdiri, merupakan wakaf dari Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira.***

wwwwww