Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen ePiala Indonesia 2021

Kevin Naufal dan Dzaky Firdaus Jadi Pemain Termuda

Kevin Naufal dan Dzaky Firdaus Jadi Pemain Termuda
Kevin Naufal Firmansyah.
Sabtu, 03 April 2021 18:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Turnamen ePiala Indonesia 2021 yang digelar oleh PSSI diikuti oleh 48 peserta. Gelaran turnamen eFootball resmi FIFA yang baru pertama kalinya digelar di Indonesia ini memang menarik perhatian para pemain profesional untuk dapat berpartisipasi dan mengunci gelar juara di penyelenggaraan pertamanya.

Terdapat dua pemain termuda yang ikut berpartisipasi dalam gelaran ini dan lolos ke babak 8 besar. Mereka adalah Kevin Naufal Firmansyah asal Jawa Barat dan Muhammad Dzaky Firdaus asal Sulawesi Selatan. Keduanya diketahui masing-masing berusia 20 tahun dan 17 tahun. Meski usia mereka terbilang muda, namun keduanya mampu menumbangkan lawan-lawan yang sarat pengalaman dan menembus babak 8 besar turnamen ePiala Indonesia.

Pada babak 16 besar, Kevin berhasil mengalahkan Muhammad Ikhsan dari DKI Jakarta dengan skor 6-3, sementara Dzaky menumbangkan perlawanan Guntur Wicaksono dengan skor tipis 5-4. Keikutsertaan keduanya dalam turnamen ini terasa istimewa karena pengalaman yang didapat terutama ketika bertemu dengan pemain-pemain pro lainnya.

“Saya merasa deg-degan ketika mengikuti turnamen ini. Apalagi untuk lolos ke babak 8 besar saya bertemu dengan kak Guntur Wicaksono. Kak Guntur adalah pemain yang cukup dikenal di kalangan pemain FIFA, sementara saya jarang menggunakan mode permainan FIFA Ultimate Team (FUT). Saya senang sekali bisa ikut turnamen ini dan mengalahkan salah satu pemain kuat di turnamen” ungkap Muhammad Dzaky. 

Hal yang sama juga diutarakan Kevin Nauval yang berhasil mengalahkan salah satu unggulan Muhammad Ikhsan. Kevin yang mengidolakan salah satu pemain pro Muhammad Egga Aditya atau Eggsy merasa bersyukut biasa berpartisipasi dengan pemain idolanya.

Muhammad Dzaky Firdaus. 

“Saya sangat excited mengikuti turnamen ini. Dapat pengalaman baru untuk bertemu dan bertanding dengan pemain-pemain pro yang sudah biasa mengikuti kompetisi internasional. Diluar kompetisi dan sebelum pandemi, biasanya kami bertemu dengan beberapa pemain untuk membahas permainan atau main PlayStation bersama. Tapi untuk berada dalam satu turnamen sangat jarang. Senang karena salah satu pemain pro favorit saya juga ikut dalam turnamen resmi dari FIFA ini bersama saya” ujar Kevin.

Dihari ketiga penyelenggaraan turnamen, sayangnya langkah Kevin harus terhenti di babak besar. Menghadapi Fahmi Husaein di laga perdana babak 8 besar pada Sabtu (3/4) pagi, Kevin takluk dengan skor akhir 3-7. Sementara Muhammad Dzaky terus melaju ke babak semi final setelah mengalahkan wakil Jawa Barat Tri Aji Setiawan dengan skor 3-7.

“Menurut saya kompetisi yang ada sudah bagus. Kompetitor yang dihadapi semuanya sama kuat sejak awal turnamen. Saya bukan dari Jakarta dan jauh-jauh ke sini untuk ikut turnamen ini. ini sangat berharga untuk pengalaman dan saya pribadi. Pemain FIFA bukan hanya dari Jakarta, banyak pemain diluar sana yang ingin merasakan atmosfer kompetisi juga. Semoga turnamen-turnamen seperti ini kedepannya akan sering dilakukan” tutup Dzaky.

Turnamen ePiala Indonesia sudah memasuki hari terakhir. Pada hari terakhir ini para pemain akan diperhadapkan dengan persaingan ketat mulai dari babak perempatfinal, semi final hingga final. Semua pertandingan di hari ketiga turnamen akan disiarkan secara live streaming di akun resmi Youtube dan Facebook PSSI. ***

wwwwww