Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan

Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan
Senin, 12 April 2021 00:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CISARUA - Play off Indonesia Basketball League (IBL) 2021 bakal tersaji seru di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 23-25 Mei mendatang.

Dari Divisi Merah, Bima Perkasa Jogja akan menantang Louvre Dewa United Surabaya. Bima Perkasa sudah dua kali mengalahkan Louvre pada dua pertemuan fase pertama. Pada seri pertama 13 Maret, Rachmad Febri Utomo dkk menang 66-59, berikutnya mereka menang lagi 57-52 pada 29 Maret 2021.

“Dua kemenangan bukan jaminan. Louvre tak pernah mudah dikalahkan. Mereka adalah tim bagus dan memiliki pemain-pemain bagus,” kata pelatih Louvre, David Singleton.

“Kami harus berlatih dan bekerja keras serta harus lebih siap lagi menghadapi mereka pada babak play off,” sambungnya. David juga belum tahu kondisi salah satu point guard andalan, R. Azzaryan Pradhitya yang dalam masa pemulihan setelah cedera ketika melawan Satria Muda Pertamina.

Namun, Bima Perkasa sudah membuktikan diri sebagai tim dengan semangat juang tinggi. Tanpa Adhit mereka mampu memetik kemenangan atas lawan tangguh Prawira Bandung yang menghidupkan kembali peluang mereka ke babak play off setelah sempat redup.

Louvre pun kini seperti mendapat suntikan semangat baru, setelah lolos ke play off dengan mengalahkan Indonesia Patriots. “Kemenangan ini sangat berarti, kami lolos ke play off setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun,” kata pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra.

Pemenang laga play off berformat best of three ini sudh ditunggu Pelita Jaya Bakrie pada babak semifinal. ***

wwwwww