Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
11 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
4
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
17 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
14 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Sepakbola
6 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi Timnas Tak Perlu Jadi Polemik Kata Amali
Home  /  Berita  /  Olahraga
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan

Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan
Senin, 12 April 2021 00:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CISARUAPlay off Indonesia Basketball League (IBL) 2021 bakal tersaji seru di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 23-25 Mei mendatang.

Dari Divisi Merah, Bima Perkasa Jogja akan menantang Louvre Dewa United Surabaya. Bima Perkasa sudah dua kali mengalahkan Louvre pada dua pertemuan fase pertama. Pada seri pertama 13 Maret, Rachmad Febri Utomo dkk menang 66-59, berikutnya mereka menang lagi 57-52 pada 29 Maret 2021.

“Dua kemenangan bukan jaminan. Louvre tak pernah mudah dikalahkan. Mereka adalah tim bagus dan memiliki pemain-pemain bagus,” kata pelatih Louvre, David Singleton.

“Kami harus berlatih dan bekerja keras serta harus lebih siap lagi menghadapi mereka pada babak play off,” sambungnya. David juga belum tahu kondisi salah satu point guard andalan, R. Azzaryan Pradhitya yang dalam masa pemulihan setelah cedera ketika melawan Satria Muda Pertamina.

Namun, Bima Perkasa sudah membuktikan diri sebagai tim dengan semangat juang tinggi. Tanpa Adhit mereka mampu memetik kemenangan atas lawan tangguh Prawira Bandung yang menghidupkan kembali peluang mereka ke babak play off setelah sempat redup.

Louvre pun kini seperti mendapat suntikan semangat baru, setelah lolos ke play off dengan mengalahkan Indonesia Patriots. “Kemenangan ini sangat berarti, kami lolos ke play off setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun,” kata pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra.

Pemenang laga play off berformat best of three ini sudh ditunggu Pelita Jaya Bakrie pada babak semifinal. ***

wwwwww