Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Wisuda di Perjalanan Pulang, If: Senang Bisa Selesaikan S1

Wisuda di Perjalanan Pulang, If: Senang Bisa Selesaikan S1
Punggawa Amartha Hangtuah, Fisyaiful Amir yang akrab dipanggil If. (foto:iblindonesia)
Senin, 12 April 2021 00:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CISRUA - Cerita untuk datang dari penggawa Amartha Hangtuah, Fisyaiful Amir, selepas Indonesia Basketball League (IBL) 2021 berakhir. Pebasket yang akrab disapa If itu rupanya menjalani wisuda dalam perjalanan pulang dari Robinson Resort, Cisarua Bogor, Jawa Barat

If tercatat sebagai mahasiswa Telkom University. Dikarenakan pandemi Covid-19, proses wisuda akhirnya berjalan daring. “Senang bisa menyelesaikan studi S1 saya ini. Soalnya butuh banyak pengorbanan,” ujar If.

“Saya wisuda daring di perjalanan pulang setelah bubble. Senang bisa ikut wisuda walaupun online dan tidak bersama keluarga. Namun, mereka tetap bisa menonton lewat Youtube,” imbuhnya.

Menyelesaikan skripsi di masa pandemi ternyata tak membuat If kesulitan. Justru, If merasa terbantu dengan sistem kuliah daring.

“Sebelum pandemi, saya kuliah bolak-balik Jakarta-Bandung. Bisa dibilang dalam seminggu cuma latihan empat hari bersama tim,” tutur If.

“Dan pandemi ini justru membantu karena kuliah jadi online dan bisa fokus latihan. Mungkin kendalanya hanya lama menunggu balasan dari dosen saja,” imbuh If. ***

wwwwww