Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Pemanah Rezza Octavia Bawa Papua ke Pentas Dunia

Pemanah Rezza Octavia Bawa Papua ke Pentas Dunia
Rezza Octavia masuk pelatnas panahan Olimpiade. .
Jum'at, 30 April 2021 13:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pemanah putri, Rezza Octavia mencatat sejarah menjadi pemanah Papua pertama yang masuk dalam skuad pelatnas panahan Olimpiade sekaligus memperkuat Tim Nasional (Timnas) Panahan Indonesia.

Bukan hanya itu, gadis kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, 25 Oktober 2000 ini sukses membawa Papua ke pentas dunia dengan kehadirannya memperkuat Timnas Panahan Indonesia pada Kejuaraan Dunia Panahan di Paris, Perancis, 18-20 Juni mendatang.

Rezza Octavia yang mempekuat Tim Panahan Papua pada PON XX Papua 2021 ini berhasil lolos menembus pelatnas panahan Olimpiade setelah menempati peringkat ketiga dengan meraih 3.080 poin pada Seleksi Nasional (Seleknas) Panahan yang digelar di Lapangan Panahan Komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, 28-29 April 2021.

Di Kejuaraan Panahan Dunia nanti, Rezza bersama Diananda Choirunnisa (Jawa Timur), Titik Kusumawardani (DIY), dan dan Asiefa Nur Haenza (Jatim) akan berjuang untuk menambah kuote tiket ke Olimpiade Tokyo, Jepang, 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

"Saya bersyukur bisa lolos dalam seleknas. Prestasi yang saya raih ini tidak terlepas dari peran ibu saya, pelatih dan pengurus Pengprov Perpani Papua. Makanya, saya akan tetap berusaha, karena perjuangan belum berakhir. Mudah-mudahan saya bisa memberikan yang terbaik di Paris nanti jika mendapat kesempatan tampil," kata Rezza Octavia yang dihubungi Gonews.co Group, Jumat (30/4/2021).

Secara terpisah, pelatih Kepala Tim Panahan PON Papua, Wiryawan Richard Yohanis mengakui, Rezza Octavia merupakan pemanah pertama Papua yang menembus pelatnas dan memperkuat Timnas Panahan Indonesia. Dan, dia menyebut Rezza Octavia meraih kesuksesan itu berkat disiplin dan motivasi yang tinggi dalam menjalankan program latihan.

"Kemampuan Rezza sudah terlihat dari disiplin dan motivasinya yang cukup besar dalam menjalankan program latihan. Beruntung saya mendapat kesempatan untuk menanganinya," aku Wiryawan Richard Yohanis.

Dia berharap Rezza Octavis bisa berperan dalam mendukung Timnas Indonesia untuk menambah kuota tiket ke Olimpiade pada Kejuaraan Panahan Dunia di Paris nanti. "Saya berharap Coach Nurfitriyana bisa meningkatkan prestasi Rezza terutama dari sisi mental sehingga dia bisa membatu tim dalam ajang perebutan tiket Olimpiade," ujarnya. ***

wwwwww