Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Safari Politik ke NasDem, PKS Bahas Soal Kebangsaan hingga Terorisme

Safari Politik ke NasDem, PKS Bahas Soal Kebangsaan hingga Terorisme
Safari Politik PKS ke DPP NasDem. (Foto: DPP PKS)
Sabtu, 01 Mei 2021 19:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah Demokrat, PDIP, PPP dan PKB, kali ini PKS giliran menyambangi DPP Nasem dalam rangka silaturahmi kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut selain memperkenalkan jajaran pengurus baru DPP PKS, berbagai isu nasional juga dibahas. Menurut Sekjend DPP PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, PKS dan Nasdem memiliki pandangan yang sama mengenai nasionalisme dan kebangsaan.

"PKS dan Nasdem memiliki pandangan yang sama mengenai nasionalisme dan kebangsaan. Terdapat komitment bersama untuk melawan segela bentuk radikalisme dan terorisme. Tidak ada tempat untuk gerakan gerakan terorisme di Indoensia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima GoNews.co, Sabtu (01/4/2021), di Jakarta.

Menurut Habib Aboe, PKS dan Nasdem juga sepakat untuk meningkatkan kualitas demokrasi, termasuk menghindari adanya polarisasi politik pada Pemilu 2024. "Kami memiliki pandangan dan niatan yang sama," timpalnya.

Kesepakatan antara Partai relegius dan nasionalis juga punya keinginan yang sama yakni mendorong penanganan Covid-19 secara lebih baik. Termasuk untuk mengurangi pergerakan masyarakat untuk mencegah adanya kenaikan jumlah positif Covid-19.

"Dan terakhir, kami sepakat untuk mendorong tumbuhnya perekonomian daerah saat lebaran dengan gerakan tranfer THR dan zakat ke daerah," pungkasnya.***

wwwwww