Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Politik

Safari Politik ke NasDem, PKS Bahas Soal Kebangsaan hingga Terorisme

Safari Politik ke NasDem, PKS Bahas Soal Kebangsaan hingga Terorisme
Safari Politik PKS ke DPP NasDem. (Foto: DPP PKS)
Sabtu, 01 Mei 2021 19:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah Demokrat, PDIP, PPP dan PKB, kali ini PKS giliran menyambangi DPP Nasem dalam rangka silaturahmi kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut selain memperkenalkan jajaran pengurus baru DPP PKS, berbagai isu nasional juga dibahas. Menurut Sekjend DPP PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, PKS dan Nasdem memiliki pandangan yang sama mengenai nasionalisme dan kebangsaan.

"PKS dan Nasdem memiliki pandangan yang sama mengenai nasionalisme dan kebangsaan. Terdapat komitment bersama untuk melawan segela bentuk radikalisme dan terorisme. Tidak ada tempat untuk gerakan gerakan terorisme di Indoensia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima GoNews.co, Sabtu (01/4/2021), di Jakarta.

Menurut Habib Aboe, PKS dan Nasdem juga sepakat untuk meningkatkan kualitas demokrasi, termasuk menghindari adanya polarisasi politik pada Pemilu 2024. "Kami memiliki pandangan dan niatan yang sama," timpalnya.

Kesepakatan antara Partai relegius dan nasionalis juga punya keinginan yang sama yakni mendorong penanganan Covid-19 secara lebih baik. Termasuk untuk mengurangi pergerakan masyarakat untuk mencegah adanya kenaikan jumlah positif Covid-19.

"Dan terakhir, kami sepakat untuk mendorong tumbuhnya perekonomian daerah saat lebaran dengan gerakan tranfer THR dan zakat ke daerah," pungkasnya.***

wwwwww