Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Bima Perkasa Tanpa Isman Thoyib di Fase Kedua

Bima Perkasa Tanpa Isman Thoyib di Fase Kedua
Minggu, 02 Mei 2021 00:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Bima Perkasa Jogja dipastikan kehilangan pemain penting jelang fase kedua Indonesia Baskebtall League (IBL) 2021. Tim Kota Gudeg itu tak akan diperkuat Isman Thoyib di playoff.

Bukan karena masalah cedera, melainkan izin yang membuat Thoyib tak bisa bermain. Saat ini, Thoyib masih tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah.

“Awalnya, IBL 2021 dijadwalkan bergulir mulai Januari dan berakhir April. Jadi, Thoyib izin dari Januari sampai April,” ujar pemiliki Bima Perkasa Jogja, dr Edy Wibowo.

“Ternyata kompetisinya mundur. Isman Thoyib juga belum dapat perpanjangan izin. Jadi dia harus meninggalkan tim sebelum playoff," imbuhnya.

Tak bisa bermain di playoff tentu membuat Thoyib kecewa. Namun, pebasket senior itu mencoba berlapang dada.

“Mungkin saya tidak bisa ikut playoff. Sehat dan bahagia hanya itu yang dicari dan disyukuri," ujar Thoyib. ***

wwwwww