Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pekan Ini, KOI Terbitkan SK CdM Olimpiade Tokyo 2021

Pekan Ini, KOI Terbitkan SK CdM Olimpiade Tokyo 2021
Sekjen NOC Indonesia, Ferry J Kono.
Kamis, 06 Mei 2021 10:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tim Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 Tokyo pada pekan ini. Dengan demikian, Tim CdM dapat bergerak maksimal menyiapkan kebutuhan Merah Putih menuju Negeri Sakura.

“NOC Indonesia akan mengeluarkan SK Tim CdM Tahap Awal yang beranggotakan 10 orang, sehingga mereka bisa langsung bekerja mulai pekan depan,” ujar Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry J Kono di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Penerbitan SK tersebut merupakan kelanjutan dari penunjukkan CdM Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 Tokyo Rosan P Roeslani pada akhir Desember 2019. Tim CdM nantinya akan bekerja di Lantai 16 Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta.

Ferry menjelaskan anggota Tim CdM masih akan bertambah. Sebab, perwakilan NOC Indonesia belum diikutsertakan dalam SK Tim CdM Tahap Awal. “Kami masih menghitung berapa orang yang akan bergabung di SK Tim CdM, yang jelas dari NOC Indonesia jumlahnya terbatas karena situasinya pandemi,” kata Ferry.

“Kami juga akan memasukkan pihak KBRI di Tokyo dalam SK Tim CdM guna memudahkan koordinasi persiapan. Termasuk WNI di Tokyo atau mungkin TKI yang mungkin bisa membantu support makanan.”

Terkait anggaran, Ferry menjelaskan NOC Indonesia telah mengkalkulasi kebutuhan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo sebesar Rp 35 miliar – Rp 38 miliar. Jumlah ini sudah termasuk tiket pesawat kelas bisnis pulang dan pergi yang diperuntukan khusus bagi atlet Merah Putih sebagaimana arahan dari Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dan CdM Rosan.

“Kualifikasi Olimpiade kan masih berlangsung. Asumsi kami jika banyak yang lolos kualifikasi artinya membutuhkan bujet kurang lebih Rp 38 miliar, tetapi jika sedikit yang lolos berarti ada di batas bawah yaitu Rp 35 miliar,” kata Ferry.

Meski demikian, tambah Ferry, NOC Indonesia masih perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait fasilitas tiket pesawat kelas bisnis bagi atlet Olimpiade. Sebab, dua cabang olahraga yaitu bulu tangkis dan angkat besi berencana berangkat lebih dulu pada 9 Juni untuk keperluan training camp (TC) di Negeri Sakura. ***

wwwwww