Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Batalkan Try Out, Mutiara/Melani Tetap Digembleng di Pengalengan

Batalkan Try Out, Mutiara/Melani Tetap Digembleng di Pengalengan
Budiman bersama Mutiara dan Melani.
Senin, 17 Mei 2021 23:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia )PB PODSI)pimpinan Basuki Hadimuljono sangat memperhatikan masalah dampak pandemi Covid-19 terhadap pembinaan olahraga. Hal ini bisa dilihat dari pembatalan rencana try out untuk dua pedayungg putri andalan Indonesia, Mutiara Rahma Putri/Melani Putri yang sudah meraih tike ke Olimpiade Tokyo 2021.

"Try out ke Kejuaraan Rowing U-23 Eropa dibatalkan. Persiapan Mutiara/Melani akan difokuskan di dalam negeri. Mereka akan melanjutkan pemusatan latihan nasional di Pengalengan, Jawa Barat," kata Wakil Ketua Umum PB PODSI, Budiman usai diterima Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Ferry J Kono yang didampingi Wakil Sekretaris Jederal Wijaya Noeradi, serta dua anggota Komite Eksekutif Indra Gumulya dan Rafiq Hakim Radinal di Menara Olahraga Senayan, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Menurut Budiman, keputusan membatalkan try out itu harus diambil dalam upaya menjaga kondisi fisik kedua atlet tersebut sebelum tampil di Olimpiade Tokyo 2021. Apalagi, kata Budiman, setiap atlet yang pergi ke luar negeri harus menjalani karantina selama 5-6 hari akibat dampak covid-19.

“Rasanya terlalu berisiko. Sebab, mereka juga harus menjalani karantina selama 5-6 hari setelah kembali dari luar negeri. Bagi atlet, tidak latihan selama itu tentu akan memengaruhi peforma mereka," jelasnya.

Lebih jauh Budiman mengungkapkan, adanya keinginan untuk memberangkatkan kedua atlet putri tersebut lebih awal ke Tokyo. "Paling jika memungkinkan mereka bisa berangkat seminggu atau dua minggu sebelum Olimpiade, tetapi itu tergantung keputusan panitia di sana,” tandasnya.

Disinggung masalah peluang Mutiara/Melani yang turun di dua nomor, Budiman secara terus terang menyebut belum ada potensi medali. "Potensi medali itu bisa diperoleh jika pembinaan berkesinambungan secara itensif paling tidak 15 hingga 20 tahun dari hulu ke hilir. Sekarang pembinaan berjalan tetapu tidak dari hulu ke hilir," tegasnya.

Mutiara/Melani lolos ke Olimpiade setelah menempati posisi keempat pada Sea Forest Waterway awal Mei lalu. Mereka mencatat waktu 7 menit 35,71 detik. Medali emas direbut tuan rumah Jepang, Chiaki Tomita/Ayami Oishi dengan catatan waktu 7 menit 15,84 detik. Kemudian, pasangan Vietnam Thi Thao Luong/Thi Hao Dinh (7 menit 17,34 detik) meraih perak dan Zeinab Norouzi Tazeh Kand/Kimia Zarei dari Iran (7 menit 23,86 detik) meraih perunggu.

“Tadinya, ada tiga kuota di nomor LWX2 yang diperebutkan. Berhubung Iran sudah resmi memastikan tiket Olimpiade, jadi posisi Indonesia naik dan lolos kualifikasi,” terang Budiman. ***

wwwwww