Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Duel Sengit Firman Dwi Nugroho dan Pringgo Regowo di Bawah Ring

Duel Sengit Firman Dwi Nugroho dan Pringgo Regowo di Bawah Ring
Selasa, 18 Mei 2021 00:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Jelang Playoffs Indonesia Basketball League (IBL) 2021, banyak hal yang bisa dikupas dari performa pemain. Termasuk head-to-head yang bakal terjadi di pertandingan nanti. Dari Divisi Putih, Prawira Bandung akan berhadapan dengan West Bandits Solo. Kalau dilihat dari bigman, bakal ada duel sengit antara Firman Dwi Nugroho dan Pringgo Regowo di bawah ring.

Firman punya tugas yang sangat berat di babak Playoff nanti. Dia bakal bertemu Pringgo Regowo, bigman berpengalaman yang masih belum habis meski usianya sudah berkepala tiga. Sementara penampilan Firman kurang istimewa sepanjang reguler season 2021. 

Firman merupakan salah satu dari dua pemain center yang dimiliki Prawira, selain M. Dhiya'ul Haq. Pengalaman Firman seharusnya membuatnya mampu lebih baik saat liga diselenggarakan tanpa pemain asing. Karena Firman sendiri pernah tampil di ASEAN Baksetball League, dan berhadapan dengan center asing. Kendati begitu, Firman tetap pemain yang berkontribusi besar di paint area Prawira dengan rata-rata 8,5 PPG dan 3,1 RPG. Meki seharusnya bisa lebih dari itu. 

Firman harus meningkatkan kemampuan bertahannya, karena sangat dibutuhkan Prawira untuk menjaga Pringgo Regowo yang berbahaya. Meski usianya 33 tahun, Pringgo masih bisa mencetak rataan 10,8 PPG dan 5,5 RPG. Penampilan luar biasa ditunjukkan mantan MVP liga Indonesia musim 2012-2013 tersebut, meski sudah absen beberapa musim kompetisi. Tidak terlihat penurunan dalam diri Pringgo.

Dari 16 pertandingan, Pringgo mencetak 11 kali double digit points, termasuk dua kali double-double. Inilah yang jadi senjata andalan West Bandits menghadapi Prawira, selain kecepatan Andre Adrianno dan Widyanta Putra Teja. 

Tapi dari tadi fokus dengan Pringgo Regowo saja. Namun kenyataannya, Prawira tidak selemah itu di paint area. Mereka malah lebih kuat dari West Bandits. Prawira mencetak 33,8 points in the paint dan 12,2 dari second chance points. Catatan tersebut lebih unggul dari calon lawannya, West Bandits Solo. Tim asuhan Raoul Miguel Hadinoto mencetak 27,8 points in the paint dan 10,3 second chance points. 

Pringgo memang unggul secara individu dibandingkan Firman. Tapi kalau dia dihentikan oleh kerjasama tim Prawira yang bagus, maka kontribusi Pringgo juga bakal berkurang. Kita lihat saja, apa yang akan dilakukan kedua pemain tersebut ketika sudah berhadapan di lapangan.

Playoffs IBL 2021 bisa disaksikan di saluran-saluran resmi IBL. Selalu ikuti update terbaru seputar liga di indonesia.com. ***

wwwwww