Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Adu Cerdik Antara Arif Hidayat dan Widyanta Putra Teja

Adu Cerdik Antara Arif Hidayat dan Widyanta Putra Teja
Jum'at, 21 Mei 2021 20:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Point guard yang cerdas, cepat, dan mampu membaca situasi dengan baik, sangat berpengaruh di tim. Contohnya dua point guard andalan dari tim Prawira Bandung dan West Bandits Solo ini. Kemampuan mereka mengatur serangan tim tidak diragukan lagi. Lantas, bagaimana ketika keduanya bertemu di babak Playoffs. 

Prawira punya Arif Hidayat. Point guard 29 tahun yang sudah berpengalaman liga tanah air dan Asia Tenggara. Sejak diboyong Prawira dari CLS Knights, Arif selalu ada dalam daftar pemain inti. Meski kadang dia harus berbagi peran dengan Januar Kuntara. Itu semua hanya keputusan pelatih saja. 

Kalau dilihat dari catatan statistik Arif musim ini memang meningkat. Dari musim lalu dengan 5,4 PPG menjadi 9,0 PPG musini. Menit bermainnya juga meningkat. Tetapi Arif sekarang bisa menjadi pengirim assist terbanyak di timnya dengan total 56 assist dalam 16 pertandingan. Mungkin perannya sekarang digeser ke fasilitator karena sudah punya Abraham Damar Grahita sebagai eksekutor. 

Beralih ke kubu West Bandits. Di sana ada Widyanta Putra Teja. Kalau soal assist jangan tanya lagi. Widy bisa mengirim 90 assist dalam 16 pertandingan musim reguler, lengkap dengan 27 steal. Kalau dirata-rata, Widy bisa mengoleksi 11,6 PPG, 5,2 RPG, serta 5,6 APG. Widy adalah top assist IBL 2021. 

Kalau mereka bertemu di pertandingan, ternyata sangat menarik. Dalam dua pertandingan musim reguler, yang berakhir dengan head-to-head sama kuat, Arif tidak pernah mencetak poin di atas empat angka ketika bertemu West Bandits. Sebaliknya Widy selalu mencetak double digit poin ketika berhadapan dengan Prawira. 

Jangan lewatkan keseruan Playoffs IBL 2021 mulai 23 Mei nanti. Salah satu suguhan pertama adalah perebutan tiket semifinal oleh Prawira Bandung dan West Bandits Solo. Mereka akan adu kuat untuk bisa menembus babak semifinal untuk berjumpa dengan Satria Muda Pertamina Jakarta. ***

wwwwww