Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Prawira Bandung Tak Ingin Kecolongan

Prawira Bandung Tak Ingin Kecolongan
Jum'at, 21 Mei 2021 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih Prawira Bandung, Andre Yuwadi, tak mau kecolongan pada fase kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Hasil di fase pertama tak bisa dijadikan patokan saat playoff.

Prawira Bandung akan berhadapan dengan West Bandits Solo pada fase kedua IBL 2021 di Mahaka Arena, 23 Mei. Di fase pertama, Abraham Damar dkk. berhasil mencuri dua kemenangan atas West Bandits Solo.

Namun hasil itu tak bisa menjadi tolok ukur. Situasi permainan bisa berubah saat playoff.

“Playoff itu yang bisa bertarung habis-habisan adalah dia yang bisa mengambil gim,” ujar Andre.

Ada beberapa perbaikan yang dilakukan Andre menjelang playoff. Prawira Bandung banyak melakukan latihan fundamental pada masa persiapan.

“Kami harus lebih sabar lagi. Ada perbaikan yang perlu kami lakukan. Lawan juga pasti melakukan hal yang sama. Jadi kuncinya sabar dan bermain secara tim dan tidak individual,” ujar Andre. ***

wwwwww