Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
5 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Pesawat Karya Indonesia Banyak Diminati di Mancanegara

Pesawat Karya Indonesia Banyak Diminati di Mancanegara
Pesawat CN235-220. (foto: dok. PTDI)
Minggu, 30 Mei 2021 09:00 WIB
JAKARTA - Salah satu produk andalan BUMN Industri Pertahanan, pesawat CN235-220 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero) telah banyak diekspor ke mancanegara.

Mengutip CNBC Indonesia, banderol pesawat tersebut di kisaran Rp400 miliar dan sudah diekspor ke berbagai negara, diantaranya adalah Thailand untuk Royal Thai Police, Senegal dengan Senegal Air Force, Nepal dengan Nepal Army.

Per awal 2020, PTDI sudah membuat 68 unit Pesawat CN 235-220 dari total 285 unit yang ada di dunia. Negara asing dengan pesanan paling banyak adalah Korea Selatan dengan 12 unit, disusul Turki dengan 9 unit, kemudian negara tetangga Malaysia juga tidak ketinggalan dengan membeli 8 unit. Uni Emirat Arab membeli 7 unit. Thailand sebanyak 3 unit, lalu ada Senegal dan Nepal masing-masing sebanyak 1 unit.

Lansiran Detik yang dikutip GoNEWS.co pada Minggu (30/5/2021) menyebut, pesawat ini dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dan di landasan yang belum beraspal dan berumput. Pesawat CN 235-220 mampu terbang selama 8 jam dengan sistem avionik glass cockpit, auto pilot dan winglet di ujung sayap.

Pesawat CN 235-220 Maritime Patrol Aircraft dilengkapi dengan tactical console (TACCO). Radarnya dapat mendeteksi target yang kecil sampai 200 nautical mile dan automatic identification system. Pesawat ini juga mampu mengklasifikasi target dan merekam wilayah terbang baik siang maupun malam.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional
wwwwww