Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Sukses ke Final, Ocku: Kekurangan Segera Diperbaiki

Sukses ke Final, Ocku: Kekurangan Segera Diperbaiki
Minggu, 30 Mei 2021 19:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sudah melangkah ke final Indonesia Basketball League (IBL) 2021, namun Pelita Jaya masih berharap bisa lebih baik lagi. “Anak-anak sudah bermain dengan bagus, namun ekspektasi saya berharap mereka bisa lebih baik lagi. Kekurangan-kekurangan harus segera diperbaiki menghadapi final nanti,” kata pelatih Pelita Jaya, Ocky Tamtelahitu pada sesi wawancara secara virtual setelah pertandingan di Britama Arena Mahaka Square Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu 30 Mei 2021.

Pada laga semifinal kedua melawan Louvre Dewa United Surabaya, Pelita cukup berhasil mematikan Jamarr Andre Johnson. Pada pertandingan pertama Jamarr membuat 26 angka, sementara pada laga kedua hanya mampu membuat 17 poin.

“Jamarr memang berhasil lebih kita minimalisir, namun ada pemain lain, Dio Tirta yang bisa mencetak 22 angka. Hal ini tak boleh terjadi pada laga final nanti,” tutur Ocky.

Agassi Goantara yang mencetak double-double dengan 25 angka dan 11 rebound pada laga kedua, gembira bisa membawa timnya menuju laga final. “Perjuangan kami sejak awal berat, gembira sekali bisa sampai ke babak final. Tentu kami ingin juara,” tegas Agassi yang dua tahun lalu berhasil menjadi juara bersama Stapac.

“Pertandingan tadi pun juga tidak mudah. Lawan memberi perlawanan, untunglah kami bisa kembali bangkit. Kami siap melawan siapa pun di babak final,” kata Agassi.

Kita tunggu siapa yang akan menantang Pelita Jaya di babak final, Satria Muda Pertamina atau West Bandits Solo. ***

wwwwww