Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Megawati Ingatkan Kader Jangan Jual Aset Partai, Netizen: Jual Aset Negara Boleh

Megawati Ingatkan Kader Jangan Jual Aset Partai, Netizen: Jual Aset Negara Boleh
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Istimewa)
Senin, 31 Mei 2021 19:30 WIB
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyampaikan kepada para kader PDIP, jangan sekali-kali aset partai dijual secara pribadi.

Megawati menegaskan, agar para kader PDIP lebih menunjukkan kembali rasa kepemilikan aset partai. Dirinya mengecam keras, jika memang ada kader yang ingin jual aset partai secara pribadi.

Ungkapan Megawati itu dilontarkan pada acara peresmian 25 kantor baru PDIP di tingkat Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Indonesia yang diselenggarakan secara virtual pada Minggu, 30 Mei 2021.

"Bahwa partai tidak boleh milik pribadi meskipun orang itu anggota PDIP, tapi mesti miliki partai. Tidak ada lagi aset partai diperjualbelikan untuk masing-masing pribadi,” ujar Megawati, dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (31/5/2021).

Ia juga menegaskan bahwa aset-aset PDIP, termasuk sekolah partai di Jawa Timur dan patung Bung Karno di Yogyakarta maupun di Palu, tidak ada satupun yang dibangun atas nama pribadi. "Supaya diketahui kantor-kantor ini tidak saya izinkan menjadi milik pribadi seseorang baik di anggota PDIP. Kantor partai ini harus menjadi aset partai, jadi semuanya adalah atas nama DPP partai," ucapnya.

Megawati lalu menyinggung soal aset-aset partai yang didirikan oleh ayahnya, Soekarno, yakni Partai Nasional Indonesia (PNI).

Menurutnya, banyak aset-aset partai tersebut yang sudah tidak lagi diketahui dokumennya. "Waktu saya jadi ketua umum, saya lalu bertanya ya tentu saya waktu itu berpikir oh iya ya pasti ada aset partai itu termasuk PNI dan apa yang terjadi setelah tanya kiri tanya kanan tidak ada lagi jejak-jejaknya sebagai hak milik partai," kata Megawati.

Pernyataan Presiden Indonesia ke-5 itu lantas mengundang berbagai komentar dari netizen. Beberapa netizen menyindir soal aset negara yang dijual saat ia memimpin. "Jual aset negara boleh," kata Vinna_123

"Gimana gimana?? Kapal tanker? Indosat?" kata Vegi_satrya.

"Bu mega sedang menasehati bu mega,” sindir Txtdrsunarto. "Indosat ketawa," kata _speedboi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww