Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Berharap Cepat Sembuh, Sandy Ingin Tampil di Final

Berharap Cepat Sembuh, Sandy Ingin Tampil di Final
Selasa, 01 Juni 2021 20:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Muhammad Sandy Ibrahim Aziz masih menjalani masa penyembuhan cedera tangan, namun dia mengaku siap jika diturunkan pada laga final Indonesia Basketball League (IBL) 2021 melawan Pelita Jaya Bakrie di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, 3-6 Juni 2021.

“Setiap latihan, dokter memberikan evaluasi. Saya juga masih latihan sendiri dan banyak mendapat adjustment, tetapi semoga bisa pulih dan bermain di final. Saya siap jika diturunkan,” tegas Sandy saat Satria Muda Pertamina Jakarta menggelar jumpa pers secara virtual, Selasa, 1 Juni 2021.

Peran Sandy selama musim ini cukup besar bagi Satria Muda. “Saya hanya fokus dengan cara bermain sendiri dan mengikuti instruksi pelatih serta bermain untuk tim,” paparnya.

Kesiapan menghadapi final juga disampaikan Laurentius Steven Oei. “Musim-musim sebelumnya, peran saya tak begitu besar karena ada pemain asing dan senior yang memang layak mendapat tempat utama. Sekarang saya lebih dituntut untuk berperan, caranya adalah meningkatkan kemampuan diri dan memenuhi ekspektasi pelatih,” tegas Laurentius.

Pemain asal Surabaya ini menilai kekuatan timnya sangat merata. “Terbukti selama fase pertama, Man of The Match dari Satria Muda selalu bergantian. Kami saling mendukung, jika ada yang permainannya menurun ditutup oleh pemain lain yang step up. Ini salah satu kekuatan tim kami,” tegas Laurentius. 

“Kami tak boleh lengah. Pelita Jaya juga memiliki pemain-pemain bagus. Mereka tim yang tangguh. Saya hanya berpikir dan fokus pada gim demi gim,” tegasnya. ***

wwwwww