Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pensiun Produksi Ponsel, LG Alihkan Pabrik untuk Perabotan Rumah

Pensiun Produksi Ponsel, LG Alihkan Pabrik untuk Perabotan Rumah
Ilustrasi LG. (Foto: Istimewa)
Selasa, 01 Juni 2021 20:42 WIB
JAKARTA - LG resmi menghentikan produksi smartphone. Perusahaan asal Korea Selatan ini kemudian menggunakan pabrik ponselnya menjadi lini produksi peralatan rumah tangga.

Sejak LG memutuskan menyerah di bisnis ponsel, mereka mulai mengalihkan sebagian kapasitas produksi smartphone di pabriknya di Vietnam ke peralatan rumah tangga. Hal ini untuk memastikan bahwa karyawan yang bekerja di sektor smartphone tidak kehilangan pekerjaan selama proses transisi.

Dikutip dari Android Headline, sisa pekerja dari lini smartphone juga akan segera pindah ke sektor lain. Selain smartphone dan peralatan rumah tangga, LG juga membuat TV di pabriknya di kota Haiphong, Vietnam.

Perusahaan saudaranya, LG Display dan LG Innotek, juga menjalankan beberapa jalur produksi di fasilitas ini. Keduanya adalah basis produksi smartphone terbesar LG hingga mereka memutuskan untuk keluar dari industri ini.

Setelah keluar dari bisnis smartphone, LG kini fokus pada industri peralatan rumah tangga. Mereka bertujuan untuk memperluas keunggulannya di industri yang satu ini dan bersaing dengan Whirlpool.

Menurut Korea Herald, LG menyalip perusahaan asal AS tersebut dalam pendapatan penjualan pada Q1 2021 untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Para pakar industri bahkan yakin LG berpotensi menyalip Whirlpool dalam penjualan tahunan tahun ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Ekonomi, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww