Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Prestasi Membanggakan Itu Dorong Veddriq dan Katibin Incar Juara di Olimpiade 2024

Prestasi Membanggakan Itu Dorong Veddriq dan Katibin Incar Juara di Olimpiade 2024
Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. )Foto: kemenpora.go.id)
Rabu, 02 Juni 2021 15:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dua atlet muda panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin mencatat prestasi membanggakan. Mereka sukses menjadi juara dunia dan pecahkan rekor dunia di ajang IFSC Climbing World Cup 2021 di Salt Lake City, Amerika Serikat, Sabtu (30/5/2021) lalu. Prestasi ini mendorong keduanya untuk meraih gelar juara pada Olimpiade 2024. 

Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing asal Kalimantan Barat (Kalbar) tengah menuai perhatian setelah pecahkan rekor dunia. Pemuda kelahiran Pontianak tersebut sukses mengungguli rekan setimnya, Kiromal Katibin untuk nomor speed putra. Kedua atlet tersebut mencatatkan rekor baru dalam kurun waktu beberapa jam saja.

Rekor pertama pada hari itu dipecahkan oleh Kiromal Katibin dalam putaran pertama babak kualifikasi dengan waktu 5,258 detik, mengungguli Leonardo yang berada di posisi kedua dengan 5,375 detik.

Leonardo melesat memanjat ke atas dinding setinggi 15 meter untuk finis tercepat dengan catatan waktu 5,208 detik dan mengalahkan Kiromal Katibin.
Sukses menorehkan prestasi, Veddriq merasa semringah. “Saya sangat senang bisa meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia,” kata Leonardo.

Kami tidak datang ke sini untuk meraih kemenangan, kami datang untuk memecahkan rekor,” ujar pemuda 24 tahun tersebut.

Ini bukan menjadi pretasi pertama yang ditorehkan Veddriq Leonardo. Sebelumnya ia berhasil menyabet perunggu dalam ajang IFSC di Moscow, Rusia pada 2018 silam.
Ia juga mendapat medali emas dalam ajang Asian Championship 2019 dan PRA-PON XX Zona 3.

Sementara prestasi yang diraih Kiromal Katibin juga cukup menjanjikan. Pemuda kelahiran Batang, 21 Agutus 2001 itu tak hanya menyumbang medali perak nomor speed pada Piala Dunia Panjat Tebing IFSC 2021 di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Katibin, sempat memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 5,258 detik. Dua catatan waktu itu memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang pemanjat tebing Iran Reza Alipour dengan waktu 5,480 detik.

Bagi Katibin, raihan di Negeri Paman Sam tidaklah mudah. Dia mempersiapkan diri di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak Juli 2020 lalu.

''Kejuaraan di Amerika ini yang pertama sejak pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Selama itu, aku hanya berlatih dan lakukan evaluasi diri. Saat akan mengikuti kejuaraan dunia di Salt Lake City, sangat semangat. Memecahkan rekor dunia yang dipegang Reza Alipour adalah target utama di IFSC 2021. Saya optimistis, karena catatan waktu saat latihan lebih bagus,'' kata Katibin.

Panjat Tebing Indonesia mampu menunjukkan prestasi membanggakan. Ada ambisi lebih besar pada diri Katibin yakni emas Olimpiade Prancis 2024 nanti. Dia akan mempersiapkan diri lebih baik akan terus konsisten bisa masuk ke tim Indonesia. ''Saya dan Veddriq membawa nama dan prestasi Indonesia ke pentas dunia,'' tandasnya. ***

wwwwww