Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Dua Mantan Pelita Jaya dan Satria Muda Bicara Soal Final

Dua Mantan Pelita Jaya dan Satria Muda Bicara Soal Final
Minggu, 06 Juni 2021 16:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Amin Prihantono dan Faisal J. Ahmad adalah legenda Satria Muda yang kemudian hijrah ke Pelita Jaya dan membantu Pelita meraih gelar juara Indonesia Basketball League (IBL) 2017. Bagaimana prediksi mereka untuk laga penentuan juara IBL 2021 antara Pelita Jaya Bakrie vs Satria Muda Pertamina, di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading Jakarta Utara, Minggu, 6 Juni 2021?

"Pertarungan akan seru dan imbang.  Susah memprediksi siapa bakal juara," kata Amin. Semula, setelah kemenangan telak Satria Muda pada laga pertama, Amin menduga Arki Dikania Wisnu bisa kembali merebut gim kedua. 

"Ternyata Pelita luar biasa. Bisa bangkit dan menang setelah sebelumnya kalah dengan selisih lumayan jauh," tutur Amin.

Pada laga terakhir, mental dan motivasi bisa menjadi kunci memenangkan pertandingan. "Manajemen tim punya peran cukup besar mengangkat motivasi para pemain," tegas Amin.

Kebangkitan pada laga kedua yang membuat Faisal lebih mengunggulkan Pelita. "Satria Muda juga berpeluang juara karena bermain di lapangan mereka, tetapi Pelita Jaya kini punya momentum setelah merebut gim kedua," kata Faisal. ***

wwwwww