Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Tolak Penyekatan, Warga dari Madura Jebol Pagar Suramadu

Tolak Penyekatan, Warga dari Madura Jebol Pagar Suramadu
Suasana penyekatan di Jembatan Suramadu, Surabaya. (Foto: CNN Indonesia)
Selasa, 08 Juni 2021 20:58 WIB
SURABAYA - Sebuah video yang menampilkan sejumlah pengendara bermotor berusaha meloloskan diri dari penyekatan dan tes swab antigen massal di Jembatan Suramadu sisi Surabaya, beredar di media sosial.

Dalam video itu, sejumlah pengendara motor nampak berupaya menghindari penyekatan dengan melewati jalur tikus yang berada di samping pas Jembatan Suramadu. Terlihat pagar juga dijebol. Video berdurasi 26 detik itu diunggah akun Instagram @madurakocak35. "Demi menghindari tes swab, [pager] jebol. Orang Madura yang menjebol," suara perekam video tersebut, Senin (7/6/2021).

Dikonfirmasi soal itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum, para pengendara itu tak lolos begitu saja dari tes swab dan penyekatan. Dia menegaskan bahwa jalur alternatif itu tetap dipantau oleh petugas gabungan. "Mereka, pengguna jalan yang melalui jalan tikus sudah diarahkan dan mereka tidak lolos dari pemeriksaan," kata Ganis.

Ganis menyebut bahwa petugas yang terdiri dari Brimob, Satpol PP, Dishub, serta personelnya yang berjaga di jalur alternatif tersebut. "InsyaAllah semuanya tidak akan lolos dan semua tetap dilakukan swab, agar Surabaya, Madura, dan Indonesia semua sehat," pungkas Ganis.

Pada penyekatan hari pertama, Minggu (6/6), sebanyak 2.600 pengendara sudah dites antigen. Hasilnya 83 orang dinyatakan positif. Setelah itu, melalui tes swab PCR sebanyak 24 orang dinyatakan positif.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, SEA Games, Jawa Timur
wwwwww