Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Nasional

Jokowi Tak Punya Wawasan Jadi Presiden? Tapi Ada yang Dorong 3 Periode

Jokowi Tak Punya Wawasan Jadi Presiden? Tapi Ada yang Dorong 3 Periode
Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist./jawapos)
Kamis, 10 Juni 2021 08:44 WIB
JAKARTA - Mantan anggota TGUP (Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya melalui akun Twitter @mkusumawijaya sebagaimana dilansir Fajar menyebut bahwa Jokowi tak punya cukup wawasan untuk jadi presiden.

Pernyataan Marco tersebut merespons adanya rencana pengundangan Pasal Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden di KUHP baru yang kini masih RUU.

"Kalau saya tetap saja akan bilang Jokowi itu memang tak punya cukup wawasan untuk jadi presiden. Tidak mampu membawa cita-cita kebangsaan pada perilaku politiknya. Serba tidak patut. Sialnya baru sekarang ketahuan. Apakah ini dianggap menghina?" kata Dia sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu, sebagian pihak menilai bahwa Jokowi bahkan layak melanjutkan jabatan presiden RI ke perode berikutnya. Setidaknya, mereka yang menyebut diri sebagai Jokpro.

Jokpro adalah kelompok orang yang ingin Jokowi kembali menjabat Presiden melalui Pilpres 2024. Dan untuk periode ketiganya, Jokpro ingin agar Jokowi berpasangan dengan Prabowo.

"Kami percaya bahwa pasangan Jokowi dan Prabowo di 2024 bisa mencegah timbulnya polarisasi. Kami mendukung Persatuan Indonesia sesuai dengan sila ketiga Pancasila," kata perwakilan Jokpro, Timothy melalui keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Metropolitan
wwwwww