Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
9 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
17 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
16 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
19 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
16 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
NOC Indonesia, ASJB, dan PMI Jakarta Gelar Donor Darah
Peristiwa
11 jam yang lalu
NOC Indonesia, ASJB, dan PMI Jakarta Gelar Donor Darah
Home  /  Berita  /  Nasional

Jokowi Tak Punya Wawasan Jadi Presiden? Tapi Ada yang Dorong 3 Periode

Jokowi Tak Punya Wawasan Jadi Presiden? Tapi Ada yang Dorong 3 Periode
Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist./jawapos)
Kamis, 10 Juni 2021 08:44 WIB
JAKARTA - Mantan anggota TGUP (Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya melalui akun Twitter @mkusumawijaya sebagaimana dilansir Fajar menyebut bahwa Jokowi tak punya cukup wawasan untuk jadi presiden.

Pernyataan Marco tersebut merespons adanya rencana pengundangan Pasal Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden di KUHP baru yang kini masih RUU.

"Kalau saya tetap saja akan bilang Jokowi itu memang tak punya cukup wawasan untuk jadi presiden. Tidak mampu membawa cita-cita kebangsaan pada perilaku politiknya. Serba tidak patut. Sialnya baru sekarang ketahuan. Apakah ini dianggap menghina?" kata Dia sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu, sebagian pihak menilai bahwa Jokowi bahkan layak melanjutkan jabatan presiden RI ke perode berikutnya. Setidaknya, mereka yang menyebut diri sebagai Jokpro.

Jokpro adalah kelompok orang yang ingin Jokowi kembali menjabat Presiden melalui Pilpres 2024. Dan untuk periode ketiganya, Jokpro ingin agar Jokowi berpasangan dengan Prabowo.

"Kami percaya bahwa pasangan Jokowi dan Prabowo di 2024 bisa mencegah timbulnya polarisasi. Kami mendukung Persatuan Indonesia sesuai dengan sila ketiga Pancasila," kata perwakilan Jokpro, Timothy melalui keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Politik
wwwwww