Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Olympic

Stres Divonis Positif Covid, Perempuan di Jakarta Barat Tewas Usai Loncat dari Lantai 3 Rumahnya

Stres Divonis Positif Covid, Perempuan di Jakarta Barat Tewas Usai Loncat dari Lantai 3 Rumahnya
Ilustrasi wanita bunuh diri. (Foto: Istimewa)
Selasa, 22 Juni 2021 04:10 WIB
JAKARTA - Seorang perempuan berinisial A (23) disebut melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai tiga rumahnya usai dinyatakan positif terpapar Virus Corona.

Dari informasi yang dihimpun peristiwa ini terjadi di daerah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (19/6).

Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi mengatakan usai aksinya korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia. "Kemarin malam kami dapat informasi bahwa yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri itu telah meninggal dan dilaksanakan pemulasaran secara Covid," kata Faruk saat dihubungi, Senin (21/6).

Namun demikian, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan luka apa yang menyebabkan korban tewas. "Kalau untuk luka kita masih nunggu hasil dari rekam medis seperti apa," ujarnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, katanya, korban sempat mengalami stres setelah dinyatakan terpapar virus corona. Hal ini, diduga menjadi pemicu korban nekat melakukan aksinya.

"Hasil pemeriksaan dan interogasi keluarganya dan saudaranya, perempuan itu sempat stres karena positif Covid-19 ketika dicek di Rumah Sakit Husada," tutur Faruk.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Olympic
wwwwww