Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pandemi Jangan Mager Yuk Jaga Kesehatan, Sekarang Ada Olahraga Virtual Lho…

Pandemi Jangan Mager Yuk Jaga Kesehatan, Sekarang Ada Olahraga Virtual Lho…
Ilustrasi Olahraga Virtual. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 26 Juni 2021 17:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, kegiataan olah raga harus tetap dilakukan. Pandemi jangan jadi alasan bagi masyarakat mager alias malas gerak dan tidak produktif di rumah.

Politisi PKS Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, banyak cara agar menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi. Karena itu, berolah raga tetap penting dilakukan tiap hari.

Menurutnya, dengan tetap berolah raga, kesehatan akan diraih. Dengan tubuh yang sehat, tentu kemampuan otak akan optimal. Lantas bagaimana berolah raga di masa pandemi? Menurut Abdul Kharis, banyak cara. Salah satunya olah raga virtual.

Dia pun membagikan pengalamannya olah raga sepeda secara virtual. Menurutnya, olah raga itu tetap menggunakan sepeda dan digowes, tapi ada alat yang menghubungkan sepeda dengan koneksi internet. "Di sana, kita juga punya banyak teman. Bahkan dari manca negara. Tentunya bebas dari Covid-19," katanya saat diskusi webinar “Eksistensi Kegiatan Olahraga di Tengah Pandemi dan Era Digital, Sabtu (26/06/2021).

Selain itu, lanjut Abdul Kharis, dia membagikan tips bagi masyarakat yang tetap memilih bersepeda secara fisik. Menurutnya, pesepeda mesti memilih jalur sepeda yang aman dan tidak banyak orang. "Nah, bagi roadbike dengan kecepatan tinggi memang tidak boleh pakai masker karena akan mengurangi pasokan oksigen ke otak. Dan itu akan berbahaya," katanya.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Prof Henri Subiakto bersyukur mayoritas masyarakat Indonesia sudah “melek” teknologi digital. Bukan hanya aplikasi bisnis dan pembelajaran, Dia berharap, penggunaan aplikasi olahraga juga terus meningkat di masa pandemi.

Menurutnya, olahraga harus tetap dilakukan oleh masyarakat meski di tengah pandemi. Dengan begitu, imun akan tinggi dan bebas dari penyakit. "Kalau imun masyarakat baik, otomatis perekonomian pulih," katanya.

Dia mengakui, pandemi Covid-19 membatasi aktivitas berolahraga. Sebab, banyak tempat berolahraga yang ditutup karena alasan pandemi. "Tapi, dengan kemajuan teknologi, olahraga tetap bisa dilakukan tanpa khawatir tertular virus Covid-19," katanya.

Dia menyebutkan, banyak aplikasi olahraga yang kini mulai digemari banyak orang. Menurutnya, olahraga virtual memiliki kesamaan seperti fisik. Sama-sama berkeringat dan memberikan kebahagiaan. "Sekarang sudah berkembang e-sport. Olahraga berbasis internet," katanya.***

wwwwww