Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
24 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Para Sekjen Koalisi Jokowi Makan Malam Bareng, Netizen: Enggak Punya Sense of Crisis

Para Sekjen Koalisi Jokowi Makan Malam Bareng, Netizen: Enggak Punya Sense of Crisis
Para Sekjen Koalisi Jokowi Makan Malam Bareng. (Foto: Tempo)
Sabtu, 26 Juni 2021 09:00 WIB
JAKARTA - Sekretaris jenderal partai politik koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin berkumpul pada Rabu petang, 23 Juni 2021.

Mereka yang hadir ialah Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen NasDem Johnny G. Plate, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani, Sekjen PPP Arwani Thomafi, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa Hasanuddin Wahid.

Kemudian Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, bekas Sekjen Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni yang kini menjabat Sekretaris Dewan Pembina PSI, dan Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor. Adapun Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus dan Sekjen Hanura Gede Pasek Suardika absen.

Sekjen PSI Raja Juli mengunggah foto pertemuan ini ke akun Twitter-nya. "Tidak ada pembicaraan serius. Reuni ringan dan makan malam berjamaah," cuit Raja Juli pada Rabu, 23 Juni 2021.

Dalam foto yang diunggah, nampak para sekjen partai politik ini sedang meriung di meja makan panjang. Mereka terlihat duduk berdekatan dan mengenakan masker. "Tentu dengan prokes seketat mungkin," cuit Raja Juli.

Namun, pertemuan ini menuai kecaman dari para netizen. Banyak yang menyebut para politikus ini tidak melihat situasi dan kondisi di tengah tingginya angka penularan Covid-19.

"Tidak ada pembicaraan serius sama dengan tidak mendesak. Ngomongnya saja TKN Jokowi tapi omongan Pak Jokowi enggak didenger, Herd stupidity is real," cuit seorang netizen.

Warganet lain menuding kebijakan pemerintah soal larangan berkumpul hanya berlaku bagi masyarakat kecil. Sedangkan para politikus kebal dari larangan ini.

"Maksud anda pamer foto-foto ini apa? Punya sense of crisis dikit lah. Mbok parpol anda dan sekutu-sekutunya bikin kegiatan yang lebih positif dan berguna bagi rakyat gitu lho," komentar warganet lain.

Para sekjen ini berkumpul atas undangan Sekjen NasDem Johnny G. Plate di Restoran Plattaran, Jakarta Pusat. "Biasa giliran yang undang, sebelumnya Mas Hasto yang undang," kata Johnny kepada Tempo, Kamis, 24 Juni 2021.

Johnny mengatakan mereka menyantap hidangan khas Indonesia menu spesial Restoran Plattaran dalam persamuhan itu. Dia mengklaim, pertemuan dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Johnny membantah pertemuan itu membicarakan Pilpres 2024. Dia mengklaim mereka hanya berdiskusi ringan secara umum. Beberapa isu yang dibahas, kata dia, di antaranya menyangkut penanganan pandemi Covid-19 dan beberapa isu perekonomian, termasuk keuangan negara, dan Rancangan Undang-Undang prioritas.

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni mengatakan pertemuan tersebut sekadar temu kangen sekjen koalisi Jokowi. Dia menyebut tak ada pembicaraan khusus ihwal politik, termasuk soal isu masa jabatan presiden tiga periode. "Tidak ada. Lama tidak ketemu saja," kata Antoni secara terpisah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON
wwwwww