Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
8 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
6 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Field Archery Patut Dikembangkan di Tengah Pandemi Covid-19

Field Archery Patut Dikembangkan di Tengah Pandemi Covid-19
Raden Isnanta saat mencoba memanah di kegiatan Feld Archery Menpora Festival 2021.
Senin, 28 Juni 2021 14:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BATAM - Kegiatan Field Archery Menpora Festival 2021 yang menjadi bagian dari program Indonesia Bugar yang dilaksanakan di Kota Batam, Kepri, pekan lalu patut ditiru provinsi lain di Indonesia. Baik dari sisi penyelenggaraan maupun cabang olahraganya di tengah pandemi Covid-19

"Ini sebuah even sekali lagi yang patut ditiru oleh provinsi lain, juga patut ditiru bagi cabang olahraga yang lain. Nikmati alam Batam yang indah tapi tetap lakukan yang terbaik dalam bertanding, patuhi protokol kesehatannya dan jaga kondisi fisik," ujar Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga, Isnanta saat Gala Dinner kontingen Archery Festival Nuvasa Bay Nongsa, Kota Batam, Jumat (25/6/2021) malam.

Peserta dari RR Archeri Bandung, Abah, juga menilai Field Archery Menpora Festival menjadi progres percontohan bagi provinsi lain. "Untuk field ini pertandingan langka ya, mungkin ini yang pertama di Indonesa bahkan di Asia dan ini sangat kami tunggu-tunggu. Saya berharap kegiatan ini terus dilakukan karena ini luar biasa di tengah pandemi tapi bisa dilaksanakan," tuturnya.

Field Archery sendiri adalah salah satu nomor pertadingan divisi yang diakui oleh World Archery karena banyaknya panahan yang dipertandingkan. "Ini salah satunya dan pertama kali di Indonesia di Batam, harapannya ada daerah lain yang mengikuti Batam ini," tambah Denni Deco anggota Archery Tangerang Selatan yang juga sebagai Judge Continental Asia dan pengurus World Archery Asia Tenggara.

"Ini sangat luar biasa, menurut saya kalau tidak ada kemampuan kepanitiaan yang besar untuk even seperti ini tidak mungkin bisa terselenggara, untuk itu sekali lagi harapan saya dan tim panahan di Indonesia, Kemenpora bisa lebih banyak lagi menyelenggarakan even serupa. Terima kasih banyak Kemenpora even terselenggara dengan baik dengan sarana prasarana yang luar biasa," tambahnya. ***

wwwwww