Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Umum

Sekolah Cendekia Baznas Kembangkan Aplikasi Pembelajaran untuk Siswa

Sekolah Cendekia Baznas Kembangkan Aplikasi Pembelajaran untuk Siswa
Siswi Sekolah Cendikia Baznas saat tengah menggunakan LMS. (foto: dok. ist./baznas)
Selasa, 29 Juni 2021 16:31 WIB
JAKARTA - Sekolah Cendekia Baznas mengembangkan platform Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran online.

Aplikasi tersebut juga berfungsi untuk pengelolaan kelas, monitoring sekolah dan evaluasi belajar atau lebih dikenal dengan Computer Based Test (CBT).

Saat ditemui di ruangannya, Waka Kurikulum SCB, Siswadi Dinianto mengatakan, Computer Based Test (CBT) itu merupakan bagian dari platform Learning Management System (LMS). Bagaimana di masa pandemi ini proses pembelajaran bisa berlangsung secara online dengan mematuhi protokol.

“CBT ini dikembangkan oleh tim Learning Management System Sekolah Cendekia BAZNAS. CBT di mulai pada awal tahun 2021. Sebelumnya kami menggunakan google form sebagai media test. Namun kami terinspirasi untuk mengembangkan aplikasi LMS yang di situ ada CBT khusus penilaian atau ujian," kata Waka Kurikulum Sekolah Cendikia Baznas, Siswadi Dinianto dalam rilis Baznas yang dikutip GoNEWS.co, Selasa (29/6/2021).

CBT pernah diuji coba pada penilaian tengah semester siswa dan penilaian akhir tahun.Menurutnya, CBT sangat efektif menjadi media pembelajaran untuk siswa. Pasalnya program CBT ini dapat menghemat kertas dibandingkan tes secara konvensional.

"Namun sangat disayangkan aplikasi CBT ini biasanya terkendala dengan sinyal. Oleh karenanya SCB berkomitmen akan memodifikasi program LSM dan CBT, sehingga menjadi media pembelajaran berbasis teknologi yang efektif," tambahnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Umum
wwwwww